Nasional

JK Bilang, Susah Larang Orang Indonesia Berhenti Merokok

Lombok Tengah, Talikanews.com – Merokok dapat menyebabkan sakit kanker, peringatan tersebut sudah diketahui semua orang. Hanya saja, kebiasaan merokok bagi perokok aktif tentu tak mudah berhenti dengan berbagai alasan. Persoalan rokok tersebut juga mendapatkan perhatian serius Wakil Presiden HM. Jusuf Kalla.

Bagi orang nomor 2 di Indonesia ikut mengomentari terkait kebiasan merokok masyarakat Indonesia. Menurutnya, pemerintah tidak bisa melarang masyarakatnya untuk merokok, apalagi menihilkan keberadaan rokok di masyarakat. Meski demikian, adanya sejumlah regulasi yang diterapkan, termasuk kawasan tanpa rokok (KTR) adalah upaya mengurangi jumlah perokoknya.

“Negara tidak mungkin melarang orang merokok. Karena, memang belum ada pengganti rokok. Selain itu, industri tembakau di negeri ini bisa tutup semua. Yang bisa kita lakukan hanyalah mengurangi perokoknya dengan cara penerapan regulasi,” ungkapnya saat menghadiri Rembuk Desa Pencegahan Anak Kerdil (stunting) di desa Dakung, Kecamtan Praya Tengah, Lombok Tengah, Kamis (5/7/2018).

Wapres JK mengaku bangga, lantaran di wilayah yang dikunjungi di Pulau Lombok. Salah satunya, di desa Dakung di Lombok Tengah ini, berjejar banyak tanaman tembakau. Sehingga, jika ada pelarangan merokok, maka akan bisa mematikan para petani tembakau di Lombok.

Oleh karena itu, Wapres JK mengakui, adanya gerakan tidak merokok merupakan upaya menjaga kesehatan yang murah.

“Jadi, membiasakan diri untuk berolahraga juga bagian penting untuk merawat tubuh tetap sehat dan bugar,” tutup dia. (TN-04)

Related Articles

Back to top button