Politik

Bawaslu Deteksi TPS Rawan, KPU NTB Merasa Terbantu

Mataram, Talikanews.com – Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTB, merasa terbantu atas langkah Bawaslu mendeteksi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Rawan, mencapai 2.909.

“Jadi nggak masalah buat kami. Malah akan membantu sehingga kita bisa lakukan upaya pencegahan dengan adanya deteksi dini dari Bawaslu tersebut, “ungkap Ketua KPU NTB, L Aksar Anshori, Senin (25/6).

Aksar menjelaskan, langkah Bawaslu dinilai bagus untuk deteksi dini. Tentu Bawaslu jugv menggunakan variabel dalam menyimpulkan TPS rawan. Sama juga seperti POLRI memimiki kategorisasi TPS Rawan yang berbeda lagi variabelnya.

Dia berharap, khusus TPS rawan agar pengawas TPS yang ditempatkan menjadi perhatian sehingga menjadi mitra KPPS dalam mewujudkan pilkada berintegritas di TPS. Begitu juga dengan kepolisian dan LINMAS agar terus memantau mana saja titik TPS rawan itu.

“Kami juga berharap bawaslu NTB memberikan lokasi TPS-TPS tersebut agar kami bisa melakukan supervisi ke penyelenggara jajaran KPU, “kata dia.

Apakah TPS rawan akan berdampak terhadap proses pilkada? Bagi dia tidak, tergantung variabelnya. Sehingga sangat di inginkan datanya. Misalnya, ada variabel untuk pemilih di LAPAS, rumah sakit atau adanya penduduk yang belum rekam KTP elektronik atau misalnya pengungsi ahmadiyah dan lain sebagainya.

“Kalau variabel di daerah rawan konflik, seperti apa misalnya. Kan yang itu kepolisian lebih paham. makanya harus ada pengamanan lebih, “tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button