Politik

Adanya Unsur Fitnah, Tim Kopiah Potek Diimbau Kendalikan Diri

Lombok Tengah, Talikanews.com – Selebaran black campaign yang menyudutkan pasangan Suhaili-Amin  akhirnya memantik reaksi dari tim pemenangan kopiah potek.

Apa yang dilakukan oknum tertentu akan menciderai proses pilgub yang bersih, santun dan berintegritas.

Juru bicara tim pemenangan Suhaili-Amin, Hasan Masat menegaskan, pihaknya sebenarnya tidak mau ambil pusing dengan selebaran yang beredar.

Hanya saja, di seleberan yang menyudutkan pasangan Zul-Rohmi tersebut terdapat tulisan “Relawan Peci Putih”.

Di selebaran lain yang menyudutkan nomor tiga juga terdapat tulisan yang menyebut nama HM Amin selaku Cawagub pasangan H Moh. Suhaili.

“Oknum pembuat selebaran ingin membuat opini seolah-olah selebaran itu dibuat tim pemenangan Suhaili-Amin. Sehingga mencantumkan nama Relawan Peci Putih,” terang Hasan.

Jika dipikir secara logika, tidak mungkin tim pemenangan Suhaili-Amin akan membuat black campaign dan menulis nama relawan peci putih di selebaran kampanye hitam.

“Oknum ini rupanya ingin membenturkan Paslon nomor satu dan nomor tiga. Atau bisa jadi selebaran dibuat untuk tujuan tertentu selama masa tenang,” jelasnya.

Dijelaskan, selama ini memang terdapat kelompok yang terbiasa memainkan black campaign pada masa tenang. Bisa jadi black campaign kali ini dimainkan oleh kelompok yang tidak ingin Hasan sebutkan.

Oleh sebagian masyarakat, kelompok ini sudah diketahui sering memainkan politik yang kurang elegan. Atau bisa jadi dibuat oleh kelompok lain di luar yang biasa membuat kampanye hitam.
Terkait selebaran kampanye hitam ini, H Moh. Suhaili maupun HM Amin tidak mau ambil pusing. Pasangan nomor 1 dan seluruh tim pemenangan maupun relawan tidak ingin terkecoh konsentrasinya untuk konsolidasi pemenangan.

“Pak Suhaili dan Pak Amin sudah tegas mengatakan akan bertarung dengan cara elegan. Kami harap pihak lain juga melakukan hal yan sama. Mari bersama-sama kita jaga marwah dan martabat pemilukada NTB ini,” pesannya.

Terkait selebaran yang menyudutkan paslon nomor 1 ini, Hasan Masat dan tim lainnya sedang lakukan investigasi untuk mengungkap oknum di balik black campaign ini.

“Kami akan laporkan ke aparat penegak hukum. Biar aparat yang memproses black campaign ini,” tegasnya.

Hasan menambahkan, pada H-1 pemilihan, ia menyarankan seluruh tim pemenangan, relawan dan simpatisan Suhaili-Amin diseluruh penjuru NTB agar tetap siaga untuk mewujudkan pilkada bersih.

Semua pihak diminta mengawal dan mengawasi masa injurytime agar bebas dari praktik money politik dan black campaign.(CR.1-TN)

Related Articles

Back to top button