Pemerintahan

Ini Keistimewaan ASN Lingkup Pemprov NTB Di Ramadhan 2018

Mataram, Talikanews.com – Pemerintah pusat memberikan keistimewaan terhadap Aparatur Sipil Negera tahun ini. Bagaimana tidak, mulai dari  gaji 13, Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tunjngan Kinerja Daerah (TKD). Kini diberikan menikmati libur panjang bersama keluarganya mulai hari ini hingga tanggal 20 Juni nanti.

Terhadap aturan tersebut, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTB, Yusron Hadi menjelaskan gubernur NTB telah melayangkan surat edaran (SE) kepada seluruh perangkat daerah lingkup provinsi dan pemerintah Kabupaten kota. SE tersebut sebagai tindaklanjut ketetapan 3 menteri terkait libur bersama dan hari raya idul fitri.

“Mulai besok ASN sudah libur, kami sudah layangkan surat kepada Bapak Gubernur, ” ungkapnya Jumat (8/6).

Mantan Kepala Biro humas dan Protokoler setda NTB itu menjelaskan, sesuai dengan jadwal yang tertera dimana libur mulai tanggal 11 hingga 20 Juni dan mereka akan masuk kembali di tanggal 21 juni.

Dalam ketentuan libur panjang melalui surat edaran dengan nomor: 060/04/ORG tentang hari libur nasional dan cuti bersam 2018 itu. ASN tidak diperkenankan untuk menambah hari libur baik berupa cuti apalagi tanpa alasan jelas. Tidak hanya itu saja, selama libur bersama dan libur hari Raya idul fitri ASN dilarang membawa mobil dinas untuk mudik atau untuk perjalanan luar provinsi atau antar provinsi.

“Ini ketentuan yang harus dipatuhi ASN,” kata Yusron
Aturan itu lanjutnya, bersifat wajib bagi ASN. Ketentuan tersebut harus diartikan sebagai satu kewajiban yang tidak boleh dilanggar. tidak saja berkaitan dengan apa saja yang harus dilakukan pada saat linur tetapi hal terpenting yang harus diperhatikan tidak menambah masa libur.

“Tanggal 21 Juni pukul 07.30 mereka harus sudah masuk dan mengikuti jadwal kerja,” tegas pria mengenakan topi hitam itu.

Menurut Yusron ada pengecualaian ketika mereka boleh tidak masuk yaitu  sakit, melahirkan atau kematian. Itupunm harus disertakan dengan pemberitahuan tertulis yang dapat dipertanggungjawabkan. ASN tidak boleh membuat alasan asal asal saja. sebab mereka telah diikat dengan sumpah ASN diamana berperan sebagai pelayan masyarakat.

“Kami menghimbau ikuti sesuai aturan,” pesannya.

Sementara itu kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) provinsi NTB, Fathurrahman menjelaskan libur panjang merupakan reward kedua yang diberikan oleh presiden Jokowidodo setelah pemberian gaji 13, THR dan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Kebijakan pemerintah pusat itu tahun kemarin tidak diberlakukan, artinya baru terjadi ditahun ini saja.

Fathur setidaknya menjelaskan dua alasan sederhana dari pemberlakukan reward itu yaitu ASN diberikan luang waktu yang cukup bersama keluarga dan yang kedua dengan aturan itu diharapkan bisa mengurangi kemacetan saat mudik lebaran setiap tahun.

Jika mengacu pada tahun tahun sebelumnya, banyak ASN tidak menikamti libur bersama keluarga selain memang tidak ada libur berkpenjangan juga dijalan saat mudik pun mereka terlambat pulang akibat macat jalur trasnportasi darat.

“Intinya ini reward kedua bagi ASN,” tutup Fathur. (TN-04)

Related Articles