Nasional

Safari Ramadhan Di Lombok, Panglima TNI dan Kapolri Ajak Jaga Keamanan

Mataram, Talikanews.com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Kepolisian RI, Jenderal Tito Karnavian menggelar Safari Ramadhan ke NTB. Kegiatan tersebut di ikuti ratusan prajurit, TNI dan Polri, berlangsung di Makorem 162 Wira Bhakti, NTB Rabu (30/5).

Pada kesempatan itu, Marsekal Hadi Tjahjanto meminta kepada semua masyarakat Pulau Seribu Masjid supaya menjaga keamanan. Karena, ketika rasa aman tersebut mampu disuguhkan maka, akan datang kemakmuran.

Sapaan Hadi itu memaparkan, Indonesia adalah negara sangat besar dengan panjang pantai terbesar nomor 2. Disamping itu, Indonesia memiliki beragam suku, 2/3 daratan, 1/3 lautan. Yang perlu dibanggakan, masyarakatnya terkenal ramah, kalaupun miliki perbedaan budaya tapi tetap saling menghargai.

Kendati demikian, tidak bisa di pungkiri beberapa minggu lalu, telah terjadi musibah yakni peristiwa pengeboman di Polrestabes Surabaya, kemudian gereja di Surabaya yang sungguh mengejutkan.

“Peristiwa itu membuat kita harus bersama-sama perangi paham atau aliran menyesatkan demi menjaga keutuhan negara kita, agar tetap besar,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, Indonesia sangat kaya dan subur. Jika keamanan mampu dijaga maka rakyat pasti makmur. Saat ini, TNI dan Polri harus bersatu menjaga keutuhan NKRI, kalau pun ada TNI dan Polri, semua tidak akan berjalan kalau tidak ada kerjasama dari masyarakat.

“Keamanan itu tidak bisa dijaga hanya oleh TNI maupun Polri saja tanpa didukung masyarakat, “kata dia .

Menurut Panglima TNI itu, kita tidak boleh diadu domba, jangan sampai terpecah. Perlu diketahui lanjutnya, banyak negara yang menginginkan Indonesia pecah, tapi hal itu harus dipertahankan.

“Jaga keutuhan NKRI, jangan sampai diadu domba,” cetusnya.

Dia mengaku, saat ini, dirinya bersama Kapolri berkeliling untuk sampaikan ke masyarakat supaya tidak khawatir dengan ancaman teror karena, semua itu bisa diatasi oleh Polri. Patut juga hargai kerja keras polisi yang dipimpin Tito, telah mampu ungkap pelaku pengeboman dalam 1×24 jam.

“TNI siap dukung langkah itu, kami punya prajurit TNI 450.000 untuk menjaga NKRI, belum anggota Polri. Tapi, tanpa dukungan masyarakat maka semua itu sulit dilakukan, ” terangnya sembari menyampaikan tahun 2040 nanti, Indonesia akan masuk ekonomi dunia, insyaallah akan maju. Syarat investor banyak datang, ekspor luar biasa jika keamanan tetap terjaga.

Mari rapatkan barisan jaga NKRI.
Disatu sisi, Kapolri Jendral Tito Karnavian justru memuji keindahan NTB. Bagaiamana tidak, dirinya sudah lama tidak pernah injakkan kaki di daerah seribu masjid, ternyata saat ini NTB ada kemajuan jalannya licin, selain jalannya mulus, sudah mulai aman.

Tito menjelaskan, Lombok – Sumbawa daerah sangat subur, kedepan akan jadi primadona setelah Bali. Sumbawa tidak kalah indah alamnya. Mungkin masyarakat setempat tidak merasakan keindahan, akan tetapi jika dirasakan dari luar negeri sana, disitulah indahnya NTB.

“Selain aman dan subur. NTB central lobster, ” tungkas dia.

Tito menegaskan, kelebihan NTB dari sisip kekayaan alam perlu disyukuri. Namun, nikmat yang paling utama disyukuri masyarakat NTB adalah aman, bukan kekayaan alam. Aman itu sangat mahal, harus tetap dijaga karena modal terpenting untuk membangun daerah dan negara.

“Terlebih saat ini NTB punya Icon yakni  KEK. Kedepan, keberadaan KEK akan kalahkan Bali, ” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button