Pemerintahan

Pemprov NTB Siapkan Rp 100 Miliar Untuk THR, Gaji 13 dan TKD

Mataram, Talikanews.com — Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi NTB telah melakukan rekapan total pembayaran gaji ke 13, THR dan TKD 13 tahun ini.

Sesuai hasil rekapan tersebut pemprov akan mengeluarkan anggaran sebesar Rp 123,879,208,05 rupiah dimana terdiri dari gaji ke 13 untuk 14.103 pegawai dengan nilai yang akan dibayarakan sebesar 57,519,864,785 dengan keterangan akan dibayarkan bulan Juli berdasarkan gaji bulan Juni.

Berikutnya untuk Tunjangan Hari Raya (THR) sendiri dari jumlah penerima sebesar 14.212 termasuk pensiunan sebesar 57,566,343,273 dengan keterangan dibayrakan bulan Juni berdasarkan gaji pada bulan Mei ini.

Terakhir untuk Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) ke 13 dengan jumlah pegawai 14.103 orang dengan total yang dibayarkan 8,793,000,000 namun untuk pembayarannya hanya disebutkan pada bulan tertentu saja.

Kepala BPKAD Provinsi NTB, Muh Supran menjelaskan pemprov telah menyiapkan keseluruahan anggaran tersebut tinggal dicairkan saja. Namun untuk pencairannya kata dia diperkirakan sekitar awal Juni.

“Selambat lambatnya awal Juni tanggal 5,” ujar Supran di Mataram Jumat (25/5).

Dia menjelaskan, para pegawai akan menerima sesuai dengan gaji pokok ditambah tunjangan dan juga tambahan THR nya. Bedanya dengan tahun lalu untuk THR dikurangi dari gaji pokok dan tunjangan namun sekarang THR terpisah sendiri dengan ketentuan yang telah diatur. Artinya para pegawai akan menerima jumlah yang lebih.

Mereka nantinya akan dibayar secara serentak termasuk kabupaten kota karena itu amanat PP nomor 57 dan 58 dan Permen Keuangan nomor 54 dan 56 tentang THR dan gaji 13.

“Dananya sudah siap tidak ada masalah,” kata dia.

Terhadap ketenetuan pembayarannya untuk THR diharuskan dibayar awal bulan Juni setelah dibayar gaji yang memang merupakan hak setiap bulan.

Semenatara itu kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Fathurrahman menjelaskan penerimaan gaji yang berlipat lipat bagi pegawai sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat merupakan bentuk reward pemerintah yang menurutnya harus disukuri. Apalagi ketentuan jumlah yang diterimanya satu kali dalam satu tahun.

“Ini bentuk reward seluruh ASN harus menyukuri,” ujar Fathur ditemui terpisah.

Untuk jumlah PNS yang ada dilingkup provinsi saat ini termasuk guru sebesar 14.256. mereka akan menerima dengan mengikuti gaji dan tunjangan. Tunjangan yang dimaksud sperti tunjangan  kerja, fungsional jabatan atau tunjngan umum. Ketentuan tahun ini dinilai hal yang positif mengingat baru tahun ini saja seluruh komponen disatukan, sementara dulu hanya gaji pokok saja yang diterima mereka.

“Awal Juni mereka terima, pokoknya sebelum idul fitri,” guyon Fathur. (TN-04)

Related Articles

Back to top button