Daerah

Gubernur NTB Tinjau Kondisi Pengikut Ahmadiyah Di Lotim

Mataram, Talikanews.com – Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi tinjau kondisi aliran Ahmadiyah pasca bentrok. Sapaan tuan guru bajang (TGB) juga memberikan arahan setelah keliling melihat reruntuhan rumah Senin (21/5).

Dia menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut, terlebih terjadi di bulan suci ramadhan. Bagaiamana menjaga keharmonisan bermasyarakat dengan saling menghormati, bermusyawarah terhadap semua permasalahan.

“Meskipun kehadiran paham Ahmadiyah tidak diterima, namun tindakan pengrusakan juga tidak dibenarkan secara hukum, ” ungkap Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda NTB, Irnadi Kusuma, sampaikan pengarahan TGB.

Gubernur dua periode itu pun langsung memintakan maaf aliran Ahmadiyah kepada masyarakat Desa Gereneng Kecamatan Sakra Lombok Timur. Selain memintakan maaf, TGB juga meminta kepada masyarakat supaya mau menerima aliran Ahmadiyah kembali dan bergaul bersama.

“Permintaan Gubernur itu ditolak oleh masyarakat dengan menjawab ‘tidaaaak’. Kalau pun begitu, Guberbur memahami, namun berharap masyatakat mau berdialog yang akan difasiltasi pemerintah, ” kata dia.

Setelah menyampaikan amanah kepada masyarakat Desa Gereneng. Gubernur menuju Mapolres Lotim, dimana tempat ditampungnya lima kepala keluaga ahmadiyah pasca pengrusakan rumah.

Salah seorang tokoh masyarakat Gereneng, H Toni menyampaikan pemicu sehingga terjadi penyerangan  dan pengrusakan rumah warga ahmadiyah beberapa hari lalu. Dimana, persoalan tersebut dipicu oleh warga Ahmadiyah yang menyebarkan paham mereka kepada masyarakat sekitar.

Padahal berkali-kali mereka di imbau supaya tidak menyebarkan paham mereka. Namun, apa yang diminta tidak di indahkan sehingga memicu kemarahan warga setempat, pada akhirnya terjadi aksi pengrusakan rumah.

“Meskipun aksi pengrusakan dilakukan, namun tidak terjadi korban jiwa karena sebelumnya mereka atau warga ahmadiyah diminta keluar dari rumah mereka sebelum pengrusakan, ” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button