Politik

KNPI NTB Deklarasi Stop Pemiih Golput

Mataram, Talikanews.com – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTB, gelar deklarasi cegah pemilih Golput pada Pilkada Gubernur NTB periode 2018-2023. Kegiatan organisasi pemuda itu bertema ” gerakan pemilih cerdas, pemilih cerdas, pilkada berkualitas “.

Ketua KNPI NTB, Hamdan Kasim, kegiatan itu salah satu langkah mengajak masyarakat supaya memilih calon pemimpin dengan cerdas, sesuai visi – misi.

“Jangan sampai terjebak, apalagi Golput, sehingga perlu dipahami apa yang menjadi rencana kerja paslon,” ungkapnya Senin (14/5).

Dia mengatakan, langkah golput kurang baik untuk pembangunan, karena, siapa lagi yang akan membangun daerah kalau bukan diri sendiri. Artinya, ketika sudah mampu memilih calon pemimpin terlebih calon tersebut memiliki integritas maka, daerah akan ditata dengan baik.

Untuk mencegah terjadinya banyak masyarakat Golput, KNPI membuat empat titik lokasi untuk terus sosialisai pemilih cerdas kepada masyarakat pentingnya menggunakan hak pilih yakni di Lombok Timur, Bima, Kota Mataram dan Lombok Tengah.

“Kita tentukan lokasi itu atas dasar pertimbangan. Misal do Lotim, jumlah pilihnya terbesar dan seterusnya, ” kata dia.

Dia menambahkan, ada duta pemilih cerdas yang akan berkeliling ke sekolah – sekolah, masyarakat dan tempat titik berkumpul masyarakat bersosialisasi agar jangan sampai tidak memilih calon pemimpin daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) NTB, Hj Husnanindiyati Nurdin mengaku, inisiatif deklarasi pemilih cerdas pilkada berkualitas muncul karena pemuda merupakan pengganti masa depan sebagai generasiasa penerus.

Sehingga, harus berfikir membangun daerah, ajak masyarakat supaya jangan sampai tidak memilih calon kepala daerah pada tanggal 27 Juni mendatang.

“Pemuda persiapkan diri, terlebih banyak yang mengambil keputusan jadi wakil rakyat (DPRD). Sebelum itu, berikan contoh dan pemahaman yang baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia menegaskan supaya para pemuda pastikan pahami tentang vis dan misi calon, setidaknya calon  yang dipilih adalah yang berpihak kepada pemuda dan olahraga.

“Kalau sudah begitu maka kita akan memilih karena hati nurani. Jangan memilih karena uang, janji, intimidasi dll. Agar yang terpilih juga berfikir kembalikam modal,” terangnya.

Ketua Bawaslu NTB, M Khuwailid mengatakan, sebenarnya kegiatan tersebut di inisiasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, lebih bagus lagi ketika para pemuda berinisiatif cegah pemilih golput.

Dia mengatakan, kualitas pemilih cerdas adalah mampu memunculkan pemimpin hebat, pemilih cerdas bukan karena uang apalagi janji.

“Baca visi-misi calon satu persatu seperti apa rencana kerja, jangan terpengaruh oleh uang dan janji,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button