Daerah

Tamu Masih Minim Nginap di Loteng, Malah Milih Hotel di Mataram

Lombok Tengah, Talikanews.com – Perkembangan pariwisata di Lombok Tengah sangat diakui kemajuannya. Itu ditandai dengan banyaknya kunjungan yang datang dari Pemkab lain beserta DPRD di kabupaten lain, hanya untuk study banding atau belajar. Mirisnya, setiap kunjungan yang dilakukan pemkab maupun  DPRD lain, jarang ada yang menginap di hotel yang telah disediakan Pemkab Loteng.

“Kami harapkan setiap kunjungan yang dilakukan, para tamu agar sudi menginap di hotel yang tersedia di Loteng, walaupun hanya satu malam,” ujar Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Loteng, Lalu Sarkin Junaidi, kemarin.

Junaidi akui, selama ini tamu yang datang berkunjung atau study tour jarang menginap di hotel yang tersedia di Loteng. Padahal, di Loteng banyak sekali hotel yang bagus, seperti Novotel, D’Max, D Praya dan lainnya.

“Semua ini disebabkan, para tamu memakai agen traveloka,” katanya.

Disatu sisi, agen traveloka itu lebih banyak ada di Mataram. Sehingga, para tamu lebih cendrung mengarahkan tamu menginap ke Mataram. Oleh sebab itu, ia menghimbau agar para treveloka juga bisa mengarahkan serta mengajak para tamu menginap di hotel yang ada di Loteng.

“Setiap kali pertemuan dengan tamu yang datang berkunjung (study tour) kami selalu mengajak untuk bisa menginap di hotel yang telah kami sediakan,” terangnya.

Tidak hanya itu, semua SKPD yang ada di Lombok Tengah selalu diingatkan agar setiap tamunya yang datang berkunjung ke Loteng untuk tetap diarahkan menginap di hotel yang tersedia di Loteng.

“Kalau hotel kita sudah banyak. Itu pun semua sudah memenuhi standar,” jelasnya.

Sementara, tingkat kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara terus meningkat. Malah dari target yang ditetapkan 80 ribu orang, di tahun 2017 telah melampaui target sebanyak 100 ribu lebih kunjungan.

“Kami harapkan juga lama nginap ditahun 2018 ini bisa melampaui target,” tungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button