Pemerintahan

Gubernur Dukung Fauzan Zakaria Jadi Ketua BPPD NTB

Mataram, Talikanews.com – Dualisme ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) mendapat tanggapan Gubernur NTB, M Zainul Majdi.

Sapaan Tuan Guru Bajang (TGB) mengatakan, sangat bagus ketika Ketua BPPD dipimpin orang yang memiliki keterampilan lebih yakni bisa berbahasa arab seperti Fauzan Zakaria sesuai diminta Sekda NTB, H Rosiadi Sayuti.

Apalagi NTB saat ini tengah fokus membuka jalur wisatawan Timur Tengah. Sehingga, apa yang ditambahan seperti kriteria yang disampaikan Sekda tersebut sangat diapresiasinya. Dimana, Sekda menempatkan seperlunya orang yang memiliki kriteria skill tambahan lebih seperti bisa berbahsa arab yang akan memimpin lembaga promosi wisata daerah tersebut.

“Sebenarnya itu harapan kita, karena kita sedang membangun arah tujuan wisata, fokus di Timu Tengah,” ungkapnya, di Mataram.

Menurutnya, apa yang menjadi ide Sekda, kata dia sangat masuk akal terutama dengan tambahan kriteria tersebut. “Saya apresiasi sama Sekda, itu masuk akal,” ujarnya.

Disinggung dualisme?  Gubernur dua periode itu justru merasa risih mendengarnya. Apalagi ketika pariwisata NTB menjadi destinasi utama dunia dan bahkan telah mendapatkan banyak pencapaian, masih saja saling gontok – gontakan siapa yang menjadi ketua.

“Semua pihak perlu mendewasakan diri lah,” kata dia.

Dia menambahkan, jika gontok – gontakan merebut ketua BPPD, ‘dikelele sama lepang’ (ditertawakan oleh kodok, red). Oleh karenanya, disarankan rembug dengan baik.

Bagaimana dengan penunjukkan UU tentang pariwisata yang menyebutkan ketua BPPD dipilih oleh peserta dari berbagai asosiasi kepariwisaatan. Gubernur justru mengabaikannya bahkan gubernur menanyakan aturan yang mana yang menyebutkan masalah tersebut.

“Melanggar UU apa itu,” kata dia berkelit.

Sebelumnya Sekda NTB mengaku sempat menegur Kepala Dinas Pariwisata NTB, L Faozan karena kembali melakukan pertemuan pemilihan ketua BPPD sehingga menghasilkan keterpilihan ketua BPPD Hadi Faisal.

Padahal dalam musyawarah sebelumnya Sekda mengaku tidak ada yang berkomentar terkait saran agar Fauzan Zakaria menjadi kepala BPPD. Alasan Sekda memilih Fauzan dikarenakan dia bisa berbahasa Arab sehingga memudahkan tujuan membuka wawasan lapangan kunjungan wisatawan dari Timur Tengah. (TN-04)

Related Articles

Back to top button