Politik

Ahyar-Mori Diberi Naungan Baru Oleh Hazmi Hamzar

Lombok Timur, Talikanews.com – Dewan pembina Yayasan Pondok Pesantren Maraqitta’limat, Dr TGH Hazmi Hamzar memberikan rumah baru kepada H Ahyar Abduh dan Mori Hanafi beralamat di Dusun Mamben Lauk, Lombok Timur.

Rumah tersebut diberikan terhadap calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023 itu karena tidak memiliki rumah kata lain organisasi islam seperti paslon lainnya.

” Maraqitta’limat ini adalah rumah baru bagi Ahyar-Mori. Karena, semua paslon sudah memiliki rumah seperti Suhaili-Amin ada Yatofa, Zul-Rohmi punya NW Pancor dan Ali-Sakti rumahnya NW Anjani,” ungkapnya, di acara Tasyakuran HUT ke-66 Yayasan Maraqitta’limat serta Haul ke-26 Almaghfurlah TGH. Zainuddin Arsyad Lombok Timur, Sabtu (21/4).

Dihadapan ribuan jamaah, Hazmi Hamzar mengucapkan selamat datang di keluarga besar Yayasan Maraqitta’limat, kepada Ahyar Abduh dan H. Mori Hanafi.

“Ada dua golongan di antara umat manusia yang apabila keduanya baik maka akan baiklah seluruh manusia, dan apabila kedua golongan itu rusak maka rusaklah seluruh manusia, yaitu ulama dan umara”, kutip TGH dari hadits Rasulullah SAW tentang sinergi antara ulama dan pemimpin pemerintahan.

Hazmi Hamzar menegaskan, dari ke empat paslon, hanya Ahyar-Mori tidak memiliki rumah (organisasi, red). Melihat dari kondisi tersebut, selaku pembina Maraqit, memberikan rumah Maraqitta’limat ini untuk Ahyar.

Dia mengatakan, keberadaan Yayasan Pondok Pesantren, tidak bisa lepas dari pemerintah semata-mata supaya program-program keumatan bisa berjalan sebaik-baiknya.

“Bagaimana pun hebatnya negara tanpa didukung oleh generasi cerdas, maka tidak ada artinya. Itulah sebabnya Ponpes harus seiring dengan pemerintah, ” kata dia.

Terkait hal itu, H Ahyar Abduh mengucapkan rasa terima kasihnya kepada TGH. Hazmi Hamzar dan segenap jama’ah Maraqitta’limat, telah memberikan rumah baru terhadap dirinya.

“Alhamdulillah, terima kasih sebesar-besarnya. Saya Alhamdulillah setiap tahun menghadiri undangan dari Maraqitta’limat. Tapi masya Allah, hari ini rasanya beda, (karena) menjadi ‘pengantin’ Maraqitta’limat,” ujarnya.

Ketua Yayasan Maraqitta’limat, Muhammad Fadlurrahman, S. Kom, mengaku salut dengan rencana program-program inovatif Ahyar – Mori, terutama yang berkaitan dengan pengembangan pesantren.

“Sangat mendukung program-program dari Ahyar-Mori, terutama yang langsung bersinggungan dengan pengembangan keilmuan dan pondok pesantren, misalnya Pesantren Go-Digital. Itu akan sangat membantu santri-santri di NTB dalam meningkatkan keilmuannya,” tutupnya. (TN-04)

 

Related Articles

Back to top button