Politik

PAW, Isvie Berharap Samsudin Bekerja Untuk Rakyat

Foto : Terlihat Ketua DPRD NTB, Hj Isvie Rupaeda (hijab) saat mengambil sumpah /janji H. Samsudin yang PAW menggantikan TGH. Gede Sakti Amir.

Mataram, Talikanews.com – Memasuki pemilihan kepala daerah tahun 2018 ini. Banyak, politisi di DPRD NTB pergantian antar waktu (PAW). Lantaran, ikut berkompetisi sebagai calon kepala daerah. Sama halnya yang terjadi terhadap, TGH Gede Sakti Amir Murni, terpaksa digantikan H Samsudin ST karena maju sebagai calon wakil gubernur mendampingi H Moch Ali Bin Dachlan.

Terhadap PAW yang berlangsung Jumat (20/4), selaku pimpinan DPRD NTB, Hj Isvie Rupaeda SH. MH, justru meminta kepada H Samsudin fokus bekerja memperjuangkan hak rakyat, tidak mengedepankan kepentingan pribadi diatas golongan.

“Tugas kita adalah memfasilitasi rakyat dalam pembangunan. Bukan mengedepankan kepentingan pribadi, tapi kedepankan rakyat, “ungkapnya saat memberikan sambutan di Paripurna PAW.

Dia mengatakan, H Samsudin ST telah resmi sebagai anggota DPRD NTB, periode 2014-2019 yang menggantikan TGH Gede Sakti Amir Murni karena sebelumnya mencalonkan di pada pemilihan bupati Lombok Tengah.

Resminya H Samsudin sesuai keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 151.52-662 tahun 2018 tanggal 22 Maret tentang PAW. Dasar itu lah, dirinya berani mengambil sumpah / janji terhadap H Samsudin.

“Intinya, mari bekerja untuk rakyat, dan selamat bergabung dengan anggota lainnya, “kata dia.

Politisi Golkar itu menambahkan, ada beberapa program dalam kelembagaan dewan harus diselesaikan. Oleh karena itu, diminta tunjukkan aktivitas, harus rajin masuk, aktif dalam semua kegiatan.

Terhadap TGH. Gede Sakti Amir Murni, kalau pun tidak sempat hadir karena kesibukan, selaku pimpinan mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi selama ini.

Terkait apa yang disampaikan oleh Isvie Rupaeda, anggota dewan baru H Samsudin mengatakan, siapa bekerja sesuai yang di amanahkan dalam Undang – Undang. Terlebih, bagaimana memperjuangkan hak rakyat dalam bentuk program.

“Karena saya masih baru, harus belajar sama dewan lebih senior kata lain, sudah lama, ” ujarnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button