Politik

Banyak Pedagang Jadi TKW, Ahyar Abduh Siapkan Solusi

Lombok Tengah, Talikanews.com – Salah satu Calon Gubernur NTB, nomor urut 2, H Ahyar Abduh Minggu (25/3)mengunjungi pasar tradisional sengkol, Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Kedatangannya untuk melihat kondisi pasar dan para pedagang.
Hanya saja, kedatangan pasangan Mori Hanafi itu justru menerima banyak keluhan. Termasuk, nasib para pedagang yang beralih profesi sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri. Seperti disampaikan oleh Muhtar Salipin.

Dihadapan walikota Mataram dua periode itu, Muhtar menuturkan berbagai masalah dirasakan para pedagang, terutama permodalan yang masih sangat sulit di dapatkan pasar. Banyak para pedagang mendapatkan modal dari para rentenir dengan bunga cukup tinggi.

“Permasalahan kami disini ya modalnya, kami sulit sekali mencari modal, sebenarnya ada modal yang bunga rendah disediakan oleh pemerintah (Kredit Usaha Rakyat), tapi kalo kita tidak dekat dengan pejabat, sulit sekali kita dapat, “ungkapnya.

Muhtar menyampaikan bahwa, para pedagang merasa kurang diperhatikan oleh pemerintah, dari penataan pasar yang dirasa kurang baik, hingga semakin lama semakin banyak pedagang pasar yang gulung tikar dan berubah haluan menjadi TKI/TKW.

“Kami disini merasa kurang diperhatikan, lihat saja ini penataan pasar yang tidak tertata, dulu pedagang banyak, tapi sekarang banyak yang gulung tikar, berangkat ke malaysia jadi TKI, ya itu karena mendapatkan modal susah, kalaupun dapat bunganya tinggi, harga juga tidak stabil dan cenederung merugikan pedagang, “kata dia.

Oleh sebab itu, Muhtar juga para pedagang pasar sengkol berharap besar kepada calon pemimpin NTB khususnya, pasangan Ahyar-Mori, jika terpilih bisa memberikan solusi untuk permasalahan tersebut.

Terkait hal itu, Ahyar Abduh langsung menanggapi curhatan pedagang dan memaparkan visi dan misi kerja Ahyar-Mori, jika terpilih maka akan berusaha menjaga stabilitas harga bahan pokok, dan menciptakan wirausahawan baru berbasis kerakyatan.

“Inshaa Allah jika Ahyar-Mori terpilih kami telah menyiapkan 25 janji kerja, diantaranya ada menjaga stabilitas harga bahan pokok dan Inshaa Allah kita bisa menciptakan wirausahawan baru berbasis kerakyatan, ini sebagai solusi atas permasalahan bapak/ibu para pedagang, ” terang dia. (TN-04)

 

Related Articles

Back to top button