Daerah

Polemik Perawat Magang Di Loteng, Harus Carikan Solusi, Bukan Di Rumahkan ?

Lombok Tengah, Talikanews.com – Anggota Komisi IV DPRD Lombok Tengah, H Ahmad Supli meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah untuk segera mencarikan solusi bagi perawat magang. Bukannya malah akan dirumahkan.

“Mari kita carikan solusi, seperti solusi yang diberikan terhadap guru honorer,” katanya.

Diakui praktisi dari PKS itu, jumlah perawat magang, baik yang di RSUD maupun di Puskesmas kini sudah mengalami peningkatan. Di RSUD saja sekarang hampir lebih dari 250 orang. Padahal, tahun lalu sudah sepakat tidak ada lagi perawat magang yang masuk. Sehingga, saat itu hanya sekitar 150 orang.

“Entah ini apakah ini faktor titipan atau faktor lain,” ujarnya.

Tapi, buktinya saat ini pihak RSUD kebingungan mencari pembenaran diri ataupun melindungi diri dalam sistem. Termasuk dalam sistem pengggajian.

“Informasinya perawat magang di RSUD hanya digaji Rp 250 ribu,” ungkapnya.

Belum lagi perawat magang yang ada di Puskesmas hampir sekitar ribuan. Sehingga bagaimana akan memberikan kesenjangan dan kesejahteraan kepada mereka.

“Pantas mereka nuntut juga. Kemungkinan ketika mereka masuk melalui orang tak bertanggungjawab diiming-imingi kesehteraannya,” terangnya.

Namun, perlu diketahui juga bagi perawat magang, jangan hanya menuntut kesejahteraannya saja. Tapi kewajiban melayani pasien diabaikan.

“Sering kita temukan ketika ada kejadian dimalam hari, kemudian perawat yang piket malah asyik tidur,” ucapnya.

Sehingga hal-hal yang seperti itu juga harus diperhatikan. Artinya, antara kewajiban dan haknya juga harus diseimbangi.

“Kita berharap ada solusi yang diberikan Pemkab Loteng,” harapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Loteng, H Omdah mengatakan, persoalan perawat magang ini memang saat ini tidak bisa dipungkiri kalau sudah terlalu banyak. Tapi, apa yang menjadi usulkan Komisi IV pihaknya sangatlah setuju. Artinya mereka harus tetap bekerja dan dicarikan solusinya.

“Mari kita bersama-sama mencarikan solusi,” tungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button