Politik

Rapatkan Barisan Menangkan Zul-Rohmi, Demokrat Loteng Gelar Rakercab

Lombok, Talikanews.com Partai Demokrat terus merapatkan barisan dalam rangka memenangkan Calon Gubernur NTB, DR Zulkieflimansyah dan DR Hj. Siti Rohmi Djalilah atau paket (Zul-Rohmi). Itu terbukti dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Partai Demokrat DPC Kabupaten Lombok Tengah tahun 2018 yang diselenggarakan di hotel D’Max, Kamis (1/3) semua kader partai Demokrat, relawan NTB Gemilang, sejumlah organisasi pemenangan telah menyatakan sikap untuk memenangkan paket Zul-Rohmi.

Hadir dalam kegiatan itu, Calon Wakil Gubernur NTB, DR Hj. Siti Rohmi Djalilah, Ketua DPW Partai Demokrat NTB, TGH Mahally Fikri, Sekretaris DPW Partai Demokrat NTB, Zainul Aidi, Ketua DPC Partai Demokrat Loteng, Ahmad Ziadi.

Siti Rohmi mengatakan, program daerah jangan sampai terhenti, kita harus tetap melanjutkan program Tuan Guru Bajang (TGB). Tentu semua itu dibutuhkan pemimpin yang amanah dan mencintai masyarakat. 

“Saya siap melanjutkan program TGB,” ujarnya.

Kemudian, kalau mau menang, tentu juga harus dilakukan evaluasi di internal partai. Sehingga bisa tercipta koordinasi yang baik dengan semua kader maupun relawan pemenangan. 

“Inilah yang dibahas di Rakercab kali ini, supaya jelas dan ril eksennya ke masyarakat dalam memenangkan pasangan yang diusung,” jelasnya.

Sementara, berbicara target suara, ia katakan tentu ada target. Tapi, itu tidak terlalu berlebihan. Misalnya, di Loteng tentu ada target. Tapi itu tidak juga berlebihan. Karena, dikatahui bupati Loteng juga mencalonkan diri sebagai calon Gubernur. 

“Intinya di Loteng, sudah ada kantong-kantong suara yang bisa diraih,” katanya.

Sementara, Ketua DPW Partai Demokrat NTB, TGH Mahally Fikri menegaskan, target kita di Loteng minimal 30 persen. Itu dilihat dari kantong suara partai Demokrat, PKS dan disempirnakan suaranya NW serta para relawan. 

“Pokoknya kita tidak muluk-muluk di Loteng ini. Karena kita sudah tahu tentu yang menang di Loteng pak Suhaili, apalagi dia (Suhaili) adalah tokoh dan sudah banyak berbuat di Loteng,” ujarnya.

Begitu juga di Mataram lanjut Mahally Fikri, pasti yang menang pak Ahyar, karena dia (Ahyar Abduh) juga telah banyak berbuat untuk masyarakat. Tidak halnya di Lotim, pihaknya optimis bisa raih suara banyak dan menjad pemenang. Kalau pun tidak menjadi pemenang, paling tidak menjadi raner up. 

“Pokonya jangan sampai tidak ada suara,” terangnya.

Begitu, pula di kabupaten dan kota lainnya, pihaknya optimis bisa mendapat suara yang cukup banyak. Namun, kembali lagi pihaknya tidak mau muluk-muluk menang besar-besar. 

“Yang penting di semua daerah pasti kita mendapatkan suara yang cukup besar,” tandasnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Loteng, Ahmad Ziadi  mengatakan, maksimal kita butuh suara sekitar 120 ribu-125 ribu. Artinya, pihaknya juga tidak butuh suara terlalu banyak. Namun, dengan suara itu, maka paket Zul-Rohmi bisa menjadi pemenang. 

“Kalau itu tercapai menang kami,” tegasnya.

Sehingga itulah, tujuan dan maksud dari Rakercab ini. Dimana, dalam Rakercab ini, pihaknya mengundang empat pilar pemenangan Zul-Rohmi, diantaranya  relawan NTB Gemilang, Organisasi, seluruh struktural partai, fungisionaris partai sampai ditingkat ranting hadir, hanya untuk memutuskan sikap dalam memenangkan paket Zul-Rohmi.

Ketika disinggung, dari anilisa apakah angka itu bisa tercapai, ia katakan, itu sangat konkrit, karena ada sigmentasi suara yang bersumber dari partai pengusung, seperti Demokrat dan PKS, dilanjut lagi suara organisasi NW, tim relawan dari NTB Gemilang dan tim yang ada di masing-masing dapil dari partai Demokrat.

Malah, dari 50 orang calon yang akan dipasang nanti di Legeslatif tahun 2019 yang ada di masing-masing dapil itu harus memenangkan paket Zul-Rohmi di desanya masing-masing, karena itu merupakan salah satu syaratnya bisa dicalonkan nanti di pemilu legeslatif. 

“Tidak hanya itu, bila ada yang keluar jalur, tidak sesuai arahan partai, pasti kami akan berikan tindakan tegas tanpa melalui sidang mahkamah partai,” pungkasnya. (TN-03)

 

Related Articles

Back to top button