Hukum & Kriminal

Polres Loteng Sudah Terapkan Pelayanan SIM Online

Lombok Tengah, Talikanews.comPolres Lombok Tengah kini telah mulai terapkan layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) online. Melalui itu, masyarakat bisa lebih mudah mengurus pembuatan SIM baru maupun perpanjangan. Tak hanya itu, masyarakat dari luar Lombok Tengah pun bisa mendapatkan pelayanan ini.

Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman melalui Kasat Lantas Polres Loteng, AKP Suherdi mengatakan, pelayanan SIM online sudah berjalan sejak satu bulan lalu. Bahkan, dengan adanya layanan ini masyarakat lebih terbantukan, baik dalam hal pembuatan maupun perpanjangan SIM. Karena, sistem ini tidak hanya masyarakat Loteng saja bisa diakomodir, melainkan masyarakat luar Lombok Tengah pun bisa membuat dan memperpajang SIM disini. 

“Yang terpenting masyarakat mempunyai e-KTP, pasti akan bisa terlayani dengan sistem ini,” terang Suherdi diruang kerjanya, kemarin.

Kemudian, bagi yang belum punya e-KTP, mereka bisa serahkan surat bukti sudah perekaman e-KTP. 

“Kalau tidak punya, maka tidak bisa dilayani dengan sistem tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, persyaratan lain sama dengan persyaratan dengan sistem manual. Dimana, pemohon juga harus melampirkan surat keterangan berbadan sehat. Tidak hanya itu, proses pembuatannya juga tidak ada perbedaan dengan sistem manual. 

“Prosesnya sama, pemohon harus mengikuti tes tertulis dengan sistem online dan tes praktik. Kalau untuk perpanjangan hanya bawa SIM sebelumnya,” ungkapnya.

Untuk layanan ini lanjut Suherdi, Satlantas baru punya satu alat. Sehingga, bila alat ini ada kendala di sistem, baru dialihkan ke sistem manual. Artinya, sistem manual juga masih tetap digunakan.

Untuk itu, ia mengajak kepada masyarakat, yang belum memiliki SIM tapi sudah membawa motor, baiknya mulai dari sekarang, mengurus SIM. Karena, membuat SIM terus dipermudah. 

“Jangan sampai sudah membawa motor dan mobil tapi belum memiliki SIM. Ini pelanggar lalulintas,” tegasnya.

Ia juga minta kepada pelajar, yang belum berumur 17 tahun, baiknya jangan membawa motor ke sekolah karena sangat membahayakan, apalagi belum ada SIM-nya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button