Politik

PDIP Gelar Rakerda Pemenangan Pilkada NTB

Mataram, Talikanews.com – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarno Putri turun langsung sekaligus gelar rapat kerja daerah pemenangan Pilkada di NTB, Senin (19/2).

Ketua DPD PDI-P NTB, H Rachmat Hidayat menyampaikan, kedatangan Ketua umum, untuk Rakerda pengurus partai dalam hal pemenangan pilkada NTB baik, Pilgub maupun Pilbup dan Walikota. 

“Ini rapat konsolidasi pemenangan pilkada. Oleh sebab itu, diminta kepada semua pengurus partai agar tetap solid menangkan paslon yang diusung Partai moncong putih,” ungkapnya. 

Dia mengatakan, Ketua umum nantinya akan bertemu dengan semua pasangan calon untuk memberikan pengarahan. Namun, kegiatan tersebut bersifat tertutup alias, bukan untuk dipublikasikan. 

Yang jelas, pasca Rakerda, dirinya akan turun ke semua daerah hingga ranting, untuk memastikan soliditas pengurus dalam pemenangan paslon. Ia juga meminta kepada paslon supaya tidak mengajarkan masyarakat dengan politik uang. Melainkan, ajarkan dan biasakan rakyat dengan program kata lain proposal program. 

“Jika paslon yang diusung PDIP menang, jangan lupa jual program. Bukan berikan uang, “kata dia. 

Dihadapan ratusan kader PDIP, Rachmat sedikit memaparkan alasan memilih Ahyar Abduh -Mori Hanafi diusung pada Pilgub NTB. Untuk Ahyar, dianggapnya mampu melakukan perubahan lebih baik untuk NTB. 

Sedangkan alasan bagi Mori, karena matahari itu terbit dari timur. Terlebih saat presiden pertama Indonesia yakni Soekarno menjabat, sudah dua kali mengunjungi Bima. Malah, nama Ferri Zulkarnaen diberikan oleh Soekarno. 

“Jadikan Bima mercusuar Indonesia bagian timur. Terlebih ekonomi andalan Indonesia berasal dari Bima seperti bawang merah dan bawang putih, ” tuturnya. 

Dia menegaskan, ketika Bima aman, maka amanlah Indonesia. Alasan itulah memilih Mori maju mendampingi Ahyar Abduh karena dianggap mercusuar Indonesia bagian timur.

” Yang jelas, saat ini kita perlu perubahan, masih banyak pekerjaan rumah di NTB belum tuntas. Sehingga, diyakini, Ahyar-Mori akan berubah semua itu, ” terangnya  

Kemudian, untuk paslon Bupati dan wakil bupati Lombok Timur, H Sukiman Azmi – H Rumaksi. Terhadap alasan memilih Sukiman karena dianggap mampu dan sudah berpengalaman, terutama permintaan masyarakat. Begitu juga dengan Rumaksi, dianggap sudah berpengalaman dalam rumus pembangunan. Dimana, sekian periode Rumaksi menjabat sebagai anggota DPRD NTB dan sudah banyak makan garam, ditambah lagi Rumaksi mantan kader PDIP. 

Untuk Pilbup Lombok Barat, H Izul Islam-TGH Khudori Ibrahim. Bagi Izul sendiri sudah dikenal dan pernah menjabat bupati dan wakil bupati Barat. Kemudian, Khudori sangat paham dengan kondisi masyarakat karena pernah sebagai wakil rakyat di Udayana, terlebih kader PKB. 

“Intinya, kalau kami turun gelar Rakerda hingga Kabupaten/Kota, semua pengurus PDIP harus solid menangkan paslon. Jika tidak, maka anggota DPRD setempat dari PDIP, jangan harap rekomendasi untuk maju sebagai calon DPRD bisa keluar, “tutupnya. (TN-04)

Related Articles