Daerah

Samsul Qomar : Aneh, Pembagian Daging Qurban Bukan Pada Hari Raya Qurban

Lombok Tengah, Talikanews.comKomisi II DPRD Lombok Tengah mempertanyakan pembagian daging qorban yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah yang bekerjasama dengan Yayasan Sartar Indoneisa (YSI).

“Ini fenomena langka. Masak daging qurban dibagi-bagi di luar hari raya qurban,” ujar Ketua Komisi II DPRD Loteng, Samsul Qomar, Rabu (7/2).

Apalagi, sebelum-belumnya tidak pernah ada pembagian kurban, selain pada hari raya qurban. Tapi, hal itu ia tidak mempermasalahkan, melainkan dari mana sumber daging bantuan itu?. Karena selain harus jelas kualitasnya, tujuan dan misi dari pembagian itu apa.

“Tidak mungkin hanya membagikan secara cuma-cuma saja, tanpa ada tujuan dan misi tertentu,” ucapnya.

Malah tegas praktisi Partai Demokrat itu, ia menduga Loteng dalam keadaan kolaps gisi alias kekurangan gizi, sehingga negara lain datang memberikan bantuan untuk menanggulangi kekurangan gizi yang dihadapi Loteng.

“Jadi jangan bangga ketika mendapatkan bantuan daging. Karena kalau tidak ada sesuatu tidak mungkin bantuan itu datang tiba-tiba,” jelasnya.

Disatu sisi, kedatangan dan pembagian yang dilakukan Pemkab Loteng tidak ada koordinasi atau pemberitahuan ke komisi II DPRD yang selaku leading sektor.

“Kami berhak melakukan pengawasan, karena persoalan ini masuk di leading sektor kami,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia patut mempertanyakan hal ini, baik itu dari mana sumbernya, halal atau tidaknya, seperti apa hasil tes kelayakan konsumsi dari BPOM dan lainnya. Apalagi, informasinya daging itu datang sudah dalam bentuk terpotong-potong.

“Ini patut dicurigai dan dipertanyakan. Apa juga alasannya hingga memberikan daging di luar bulan qurban,” terangnya.

Selain itu, hewan kambing saat-saat ini sedang banyak penyakit yang dialami. Kemudian, apa iya bisa dipastikan daging itu layak dikonsumsi atau tidak.

Tidak hanya, apa karena mendekati Pilkada lanjut praktisi dapil V (Jonggat-Pringgarata), lantas dilakukan pembagian daging.

“Kalau pun ada pembagian di luar Loteng, patut dipertanyakan juga,” tegasnya.

Diketahui, Sabtu lalu telah dilakukan pembagian daging kambing sekitar 15.000 paket. Pembagian dilakukan secara simbolis dimulai dari Kecamatan Batukliang dan Batukliang Utara. (TN-03)

Related Articles

Back to top button