Daerah

Dam Mujur Masih Hawer-hawer

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pemerintah Provinsi NTB terlihat belum jelas komitennya dalam pembangunan Dam Mujur di Praya Timur, Loteng. Apalagi, soal pembebasan lahan.
Wakil Gubernur NTB, HM Amin mengatakan, komitmen membangun Dam Mujur tetap diperjuangkan. Tapi, hanya saja masih terkendala pada pembebasan lahan.

Ketika disinggung, apakah dari pemerintah provinsi telah menyediakan anggaran untuk pembebasan lahan. Amin malah menjawab, ini tanggungjawab bersama, antara pemerintah daerah dan provinsi.

“Kalau pun nanti pemerintah daerah tidak mampu, akan ada bantuan yang akan diberikan pemerintah pusat melalui APBN,” terangnya.

Namun, berapa jumlahnya pihaknya tidak tahu. Yang pasti komitmen pemerintah pusat, provinsi dan daerah membangun Dam Mujur pasti diperjuangkan. Apalagi, Dam Mujur salah satu dari 5 bendungan yang dijadikan prioritas oleh pemerintah pusat untuk pembangunannya, diantaranya Dam Meninting Lobar, Dam Bintang Bano, Beringin Sila di sumbawa dan Dam Lababaka di Dompu.

“Hanya saja di Dam Mujur ini masalah sosialnya yang belum selesai,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk tetap menjaga kodusifitas. Ia pun tidak ingin masyarakat rugi dalam pembebasan lahan. Tapi, masyarakat juga tidak menyulitkan pemerintah dalam melakukan pembebasan lahan.

“Mari kita bersama-sama menyatukan sikap untuk percepatan pembangunan dam Mujur,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Air Baku dan Air Tanah di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI, , Ir H Dwi Sugianto MM mengatakan, rencana pembangunan dam Mujur sebenarnya sempat disinggung di pemerintah pusat. Namun, karena ada gejolak di masyarakat, pemerintah enggan membangunnya.

“Kalau saja tidak ada masalah, dari dulu sudah dibangun. Pemda pun tidak perlu mengerluarkan dana sepeserpun,” tungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button