Politik

Bukan 2 Kades Tapi 10 Yang Menjadi Pengurus Parpol

Lombok Tengah, Talikanews.comDinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DMPD) Lombok Tengah diminta jangan tebang pilih memberikan saknsi pengunduran kepada kepala desa (kades) yang terlibat sebagai pengurus partai politik (parpol).

Kades Aik Mual, Praya, Asrorul Hadi menyatakan, di Loteng bukan hanya dirinya dan kades Pengembur saja yang terlibat sebagai pengurus parpol, melainkan ada 10 kades.

“Siapa-siapa itu atau kades mana saja, silahkan DPMD cari tahu,” ujarnya.

Bila ditelusuri secara serius lanjut Asrorul, DPMD pasti akan tahu. Bahkan, sejumlah kades itu ada yang menjadi pengurus partai di partai Golkar dan PPP.

“Jangan hanya saya dan kades Pengembur saja yang diminta mengundurkan diri,” tegasnya.

Ingat kata Asrorul, dalam UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa itu di pasal larangan mengatakan kades dilarang menjadi pengurus partai politik. Secara tafsir, kades diminta tidak boleh ikut dalam politik praktis, baik itu sebagai pengurus di tingkat paling bawah atau ranting hingga menduduki jabatan tertinggi di parpol.

“Jadi tidak ada alasan DMPD tidak memproses kades yang lain juga,” ucapnya.

Kemudian pinta asrorul, kepada rekan-rekan kades yang merasa ikut terlibat selaku pengurus parpol untuk mengudurkan diri juga.

“Kalau saya pasti akan mengudurkan diri. Paling telat akhir Februari saya sudah ajukan pengunduran diri,” tegasnya.

Sementara, Kades Pengembur, Supardi Yusuf belum bisa memberikan keterangan, baik via telpon maupun WhatsApp. (TN-03)

Related Articles

Back to top button