Daerah

Puluhan Ribu Warga Belum Bisa Baca dan Tulis

 Lombok Tengah, Talikanews.com – Angka melek atau buta huruf di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) masih tinggi. Hingga tahun ini, tercatat masih 70 ribu warga yang belum bisa baca dan tulis. Namun, angka ini lebih kecil dibandingkan tahun lalu yang masih tembus diangka 83 ribu.

“Memang di Loteng yang masih banyak di kecamatan Pujut,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Loteng, H Sumum, Senin (22/1).

Ketika ditanya, jumlah per kecamatan,?. Ia katakan tidak tahu secara rinci, karena datanya tidak dibawa. Tapi, yang pasti ia berkomitmen untuk memberantas angka melek di Loteng.

“Kami berharap satu tahu sudah selesai atau maksimal 2 tahun sudah tuntas semuanya,” tegasnya.

Tapi, untuk menuntaskan semua ini kata Sumum, tidak hanya diberikan tanggungjawab ke dinas saja, melainkan semua pihak harus ikut terlibat, seperti desa dan pihak stakholder terkait lainnya.
Selain itu, polanya pun akan dirubah. Artinya tidak akan melakukan pola dulu lagi. Dimana, totur yang digunakan adalah totur yang telah ditunjuk. Tapi, nanti polanya semua warga yang berkompeten bisa menjadi tutor.

“Termasuk, rekan-rekan wartawan juga,” terangnya.

Pada intinya, ia akan coba gerakan semua menjadi tutor. Jangan hanya mengandalkan totur yang ada. Kalau itu masih dipakai atau diandalkan, maka pengentasan buta aksara ini tidak akan tuntas, apalagi jumlahnya masih tergolong banyak.

“Intinya, model yang diterapkan kita kroyok bersama-sama menjadi tutor,” tungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button