Politik

Jaga Netralitas, TNI Tidak Boleh Masuk Ke TPS

Lombok Tengah, Talikanews.com – “Tahun ini merupakan tahun politik karena Indonesia akan menggelar pesta demokrasi terbesar di serentak diseluruh tanah air dan khususnya di Provinsi NTB akan dilaksanakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat dan Lombok Timur serta Walikota dan Wakil Walikota Bima untuk periode 2018-2023 mendatang “.

Hal itu disampaikan Dandim 1620 / Loteng Letkol Inf Is Abul Rasi mengundurkan diri pada acara komunikasi sosial (Komsos) di Makodim 1620 / Loteng Praya, Kamis (18/1).

Dilanjutkannya pada pelaksanaan Pilkada nanti berlaku untuk seluruh personel Kodim 1620 / Loteng untuk tetap bersikap netral.

“Saya meminta pada Pilkada Juni mendatang seluruh anggota Kodim 1620 / Loteng untuk tetap bersikap jujur dan menjaga Netralitas TNI dan tidak boleh masuk ke TPS-TPS yang sudah disiapkan oleh penyelenggara guna menghindari hal-hal yang tidak diharapkan”, tegas Dandim.

Selain itu, Is sapaan Akrab Dandim juga menceritakan tentang kegiatan Patroli Kongkow-kongkow yang selama ini sudah berjalan dengan baik bersama anggota Kepolisian dalam hal ini Polres Loteng dicoba agar bisa dipelihara dan pilihan, karena ini merupakan salah satu wujud sinergitas TNI dan Polri di daerah. .

DANDIM 2

Ia juga meminta kepada Danramil dan para Babinsa untuk tetap turun ke lapangan membantu para petani mensukseskan swasembada makanan sesuai dengan program pemerintah maupun petunjuk dari Komando Atas agar para petani merass terbantu dengan tanah di desa binaan.

Kegiatan Komsos yang penuh keakraban tersebut dihadiri oleh Kapolres Loteng AKBP Kholilur Rachman, Ketua PN Loteng, Asisten I Pemda Loteng, Kepala Kesbangpoldagri Loteng, para Danramil dan Pasi se Kodim 1620 / Loteng, Kapolsek se Polres Loteng dan puluhan undangan lainnya diakhiri dengan doa. (TN-00)

Related Articles

Back to top button