Politik

Setelah pasangan Ali-Sakti dan Suhailli-Amin,Kini Giliran Ahyar-Mori Dan Zul-Rohmi ,Unjuk Gigi ke KPU NTB Mendaftar

Mataram, Talikanews.com – Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Bakal Calon Wakil Gubernur NTB Ahyar Abduh – Mori Hanafi atau pasangan Ahyar-Mori Mori mendaftar ke KPU NTB, Rabu (10/1) sekitar pukul 14.30 WITA. Pasangan Ahyar-Mori diarak oleh ribuan pendukungnya dari Lapangan Sangkareang menju kantor KPU NTB di Jalan Langko No 17 Mataram dengan cara berjalan kaki.

Pasangan Ahyar-Mori juga datang diiringi oleh musik tradisional Gendang Beleq dan beberapa alat musik tradisional lainnya dan ratusan poster dukungan.

Saat memasuki gerbang kantor KPU NTB, ratusan pendukung pasangan ini berjubel ingin ikut masuk. Namun pihak aparat keamanan melakukan seleksi cukup ketat terkait dengan pihak mana saja yang diperbolehkan masuk ke area pendaftaran.

Dibutuhkan waktu lebih dari satu jam bagi KPU NTB untuk melakukan verifikasi sampai tahap pleno terhadap persyaratan yang diserahkan oleh tim Ahyar-Mori.

KPU memeriksa satu persatu berkas dukungan parpol sehingga benar benar dukungannya valid.
Sebanyak enam parpol pendukung pasangan Ahyar-Mori seperti yang disampaikan oleh staf KPU NTB yaitu Partai Gerindra, PPP, PAN, PDIP, PBB dan Hanura. Semua pimpinan parpol pendukung tampak hadir secara langsung saat pasangan ini mendaftar kecuali Ketua DPW PPP NTB KH Zulkifli Muhadli yang memilih tak hadir.

Ketua DPD Gerindra NTB Ridwan Hidayat mengatakan, pasangan Ahyar-Mori memiliki jumlah dukungan terbanyak yaitu 32 kursi di parlemen atau 49 persen lebih,” 32 kursi ini berasal dari 6 parpol pendukung. Ini adalah modal yang sangat besar untuk memenangkan pasangan Ahyar-Mori ini” kata Ridwan.

Pasangan Ahyar-Mori mendapatkan jadwal pemeriksaan kesehatan di RSUP NTB pada hari Sabtu (13/1) mendatang. Pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh ini membutuhkan waktu sekitar 8 jam.

Calon Gubernur NTB, H Ahyar Abduh menegaskan, arakan tersebut merupakan keinginan dari pendukung tanpa dipaksa.

“Tadi itu, pas keluar dari pendopo, pendukung langsung mengarak membawa ke KPU untuk mengantarka persyaratan pendaftaran,” tuturnya.

Ahyar optimis memenangkan kontestasi Pilgub ini karena diusung Lima partai yang memiliki kekuatan dan strategi berbeda-beda.

Berbeda dengan pasangan DR Zulkifliemansyah – Hj Sitti Rohmi Djalilah. Kendati yang datang mengantarnya ke KPU sedikit masa. Namun, optimis memenangkan pesta demokrasi tanggal 27 Juni mendatang.

“Kini sedikit, tapi masih banyak yang akan mendukung kita nanti,” tegasnya.

Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Anshori membenarkan ada mendaftar sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur NTB periode 2018-2023 yakni H Ahyar -Mori sekitar pukul 13.00 wita.

Kemudian, pasangan Zul – Rohmi pada pukul 16.00 Wita. “Kami sudah menerima kedatangan para bakal calon untuk mendaftarkan dirinya. Kalau pola penerimaan sama seperti sebelumnya,” terang dia.

Dia menjelaskan, tugas KPU hanya menerima kedatangan bakal calon yang akan mendaftar sesuai ketentuan. Kemudian, melakukan verifikasi terhadap keabsahan dokumen berkas persyaratan.
Karena, pembukaan pendaftaran itu didasari atas pengumuman nomor : 1034/PL.03.2-Pu/52/KPU/XII/2017 tentang pendaftaran pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur NTB.

Dimana, dalam rangka melaksanakan ketentuan pasal 38 peraturan KPU nomor 3 tahun 2017 yang telah diubah menjadi PerKPU nomor 15 tahun 2017 tentang pencalonan gubernur dan wakil gubernur, bupati wakil bupati, walikota calon wakil walikota. KPU NTB melaksanakan dengan ketentuan persyaratan.

Untuk calon perseorangan lanjutnya, syarat dukungan sekurang-kurangnya 303.331 pendukung yang tersebar setidaknya di enam kabupaten/kota dari 10 Kabupaten/Kota di NTB. Kemudian, untuk pasangan calon menggunakan partai politik, sesuai keputusan KPU NTB nomor 99/HK.03. 1-Kpt/52/Prov/IX/2017 tentang persyaratan jumlah kursi dan suara sah paling sedikit bagi calon yang diusulkan.

Untuk jalur partai, harus memperoleh sebanyak 13 kursi dari 65 kursi anggota DPRD NTB yang ada di Provinsi. Selanjutnya, memperoleh sekurang-kurangnya 633.384 suara sah pada Pemilu DPRD NTB tahun 2014.

“Ketentuan bagi perseorangan dan partai politik, harus menyerahkan dokumen persyaratan seusai keputusan KPU NTB nomor 99/HK.03. 1-Kpt/52/Prov/IX/2017. Kemudian daftarkan tim kampanye serta dokumen persyaratan harus rangkap asli dan salinan, ” paparnya.

Untuk kedepan, diharapkan tim penghubung terus menjalin komunikasi dalam proses soal melengkapi dokumen dan harus sabar karena verifikasi berkas membutuhkan waktu lama.

“Paslon Ahyar – Mori diusung Lima partai, Gerindra, PPP, PAN, PDIP, Hanura dan PBB. Sedangkan, pasangan Zul-Rohmi diusung PKS dan Demokrat, “tegasnya. (TN-04)

Related Articles