Sosial

Tekan HIV/AIDS, Pemkab Bagikan Kondom

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pemerintan Kabupaten Lombok (Loteng) terus melakukan berbagai upaya dan cara menekan angka penderita HIV/AIDS. Baik itu dengan sosialisasi maupun pembagian kondom di setiap kecamatan.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Loteng Hj Baiq Maesarah mengatakan, persoalan pencegahan HIV/AIDS memang menjadi tanggungjawab bersama.

Namun, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena di dinas yang dipimpinnya hanya bisa melakukan pencegahan, itu pun dengan melakukan sosialisasi maupun penyuluhan, baik tentang bahaya HIV/AIDS, kesehatan reproduksi dan manfaat kondom.

“Yang punya domian sebenarnya Dinas Kesehatan, baik dalam pengobatan maupun lainnya,” terang Maesarah didampingi Kasubag Perencanaan P3AP2KB Loteng Lalu Akram.

Selain itu, dalam upaya melakukan pencegahan pihaknya juga selalu mengusulkan adanya ATM kondom. Tapi, itu pun masih menuai pro kontrak. Bahkan, banyak tokoh agama dan masyarakat masih menolak, karena dikwatirkan akan disalahgunakan. Sehingga, untuk mensiasatinya, P3AP2KB menyiapkan stok diseluruh UPT. Tujuannya, agar penyakit berbahaya tersebut, bisa dihindari.  

“Kalau stok di Loteng aman dan melimpah,” ucapnya.

Kepala Dikes Loteng H Omdah mengatakan, dari 28 Puskesmas yang ada di 12 kecamatan di Loteng, sebanyak 14 Puskesmas diantaranya telah memiliki tenaga medis terampil dalam menangani HIV/AIDS. Tersedia juga obat-obatan dan alat kesehatan. Sehingga, bagi yang merasa terjangkit, dipersilahkan memanfaatkannya.

“Itupun tidak dipungut biaya,” serunya.

Kemudian, persoalan HIV/AIDS ini akui Omdah sangat sulit dicegah atau diatasi, karena penyebabnya penyakit ini merupakan ditimbulkan dari faktor perilaku manusia itu sendiri.

“Obatnya hanya satu, manusia kembali kepada jalan yang benar, mengingat Allah SWT. Tidak hanya itu, jangan sekali-kali melakukan perbuatan yang tidak terpuji, terkecuali dengan pasangan sahnya,” tungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button