Ekonomi

Dinas Pertanian Diminta Atasi Kelangkaan Pupuk, Iskandar : Tidak Ada Kelangkaan

Lombok Tengah, Talikanews.comKetua DPRD Lombok Tengah, H Ahmad Fuaddi FT meminta Dinas Pertanian Lombok Tengah mengatasi kelangkaan pupuk bersubsi. Pasalnya, petani mulai mengeluh.

“Kami minta Dinas Pertanian segara mengatasi hal itu,”  ujar anggota DPRD Loteng dapil I (Praya-Praya Tengah).

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Loteng, Lalu Iskandar membatah adanya kelangkaan pupuk. Malah terang Iskandar, tahun ini paling banyak diberikan pupuk oleh Dinas Pertanian provinsi NTB.

“Malah peningkatan hampir 30 persen di tahun ini,” terangnya.

Kemudian, untuk Urea saja tahun ini diberikan sebanyak 25.478,38, SP-36 sebanyak 5.016,87, NPK sebanyak 6.972,65, ZA sebanyak 3.771,61, Organik sebanyak 1.611,34.

“Untuk Urea terbanyak tersebar di Pujut sebanyak 3.400,00, SP-36 di kecamatan Janapria730,87, NPK di kecamatan Pujut sebanyak 935,00, ZA di kecamatan Praya Timur sebanyak 750,00 dan Organik di kecamatan Praya Timur sebanyak 245,00,” terangnya.

Sementara, untuk mengatasi kelangkaan juga, pihaknya melakukan relokasi pupuk-pupuk yang numpun di satu tempat. Misalnya, di Kecamatan Batukliang Utara yang memang tidak menggunakan pupuk tersebut, agar secepatnya digeser ke kecamatan lain. Sehingga tidak menumpuk disatu tempat.

Selain itu, bagaimana tidak petani katakan telah terjadi kelangkaan pupuk, terkadang cendurung di RDKK nya dikatakan untuk padi, tiba-tiba malah petani menggunakan pupuk tersebut ke tanaman lain, seperti jagung.

Sehingga, bagaimana tidak teriak untuk meminta pupuk lagi, karena petani tidak menggunakan pupuk itu sesuai dengan di RDKK nya.

“Intinya kami terus melakukan berbagai upaya, dalam rangka mengatasi kelangkaan pupuk di Loteng. Kalau sekarang saya jamin pupuk aman,” pungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button