Hukum & Kriminal

Dua Tersangka Dugaan Korupsi Perusda Dipanggil Dan Di Tahan, 1 Mangkir

Lombok Tengah, Taikanews.com -Akhirnya final pemanggilan terhadap 3 tersangka yang sudah ditetapkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya terkait dugaan korupsi Perusda Lombok Tengah Bersatu (LTB), kemarin (6/12).

2 tersangka diantaranya memenuhi pemaggilan kemudian langsung dilakukan penahanan di Rutan Praya sedangkan 1 diantaranya tersangka inisial MT mangkir dari panggilan.

Salahsatu tersangka MT yang mangkir dari pemanggilan merupakan Direktur Utama Perusda LTB saat kedua tersangka memenuhi panggilan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan, dimulai sekitar pukul 11.00 wita, pemeriksaan ini sendiri dilakukan, diruang kerja Kasi Intel Kejari Praya Feby Rudy serta ruang kerja Kasi Pidsus Hasan Basri. Kedua pejabat Kejari Praya ini,yang langsung, memimpin jalannya pemeriksaan terhadap ZA direktur keuangan dan AK direktur pemasaran dan pemeriksaan berlangsung tertutup.

“Karena saudara LM hari ini tidak memenuhi panggilan, kami akan melakukan pemanggilan kedua, ”tegas Pidsus Kejari Praya Hasan Basri.

Ditanya kapan waktu pemanggilan.

“Insya Allah, secepatnya dalam minggu- minggu ini juga,” tambahnya.

Pemeriksaan terhadap kedua tersangka tersebut cukup alot sehingga pemeriksaan beakhir padapukul 16.00 Wita.

Kemudian dari hasil pemeriksaan kedua tersangka, lalu berkas perkara langsung dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram.

Disinggung terkait kemunginan besar tersangka MT, Kasi Intel Kejari Praya Feby rudi menerangkan, “nampaknya kasus korupsi perusda ini akan cukup memakan waktu, informasi terkahir salah satu tersangka MT, sekarang ini sedang berada di luar daerah”tambahnya.

Dari hasil informasi yang didapat Kasi Intel feby, tersangka MT yang juga merupakan direktur utama Perusda Tastura Bersatu Loteng masih berada di wilayah Jawa Timur (Jatim), informasi melalui komunikasi terhadap tersangka dengan pihak kejari praya,bahwa yang bersangkutan hendak melakukan pendakiani gunung, namun MT berjanji, akan tetap memenuhi pemanggilan pihak kejaksaan kembali, Jika tidak, jaksa akan kembali melayangkan pemanggilan ketiga. Jika tidak diindahkan lagi, maka jaksa akan bertindak represif dengan melakukan jemput paksa.

Sebagaimana hasil keputusan Kajari Feri Mupahir tambah Kasi Intel Feby, menurut perkiran, Januari tahun depan, proses sidang digelar serentak untuk tiga tersangka. “Jadi, kita tunggu saja,” ujarnya . (TN-01)

Related Articles

Back to top button