Hukum & Kriminal

Pelaku Kasus Narkotika Kebanyakan Berumur Di Bawah 25 Tahun

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kasus narkotika di wilayah hukum Polres Lombok Tengah mengalami peningkatan. Tahun 2017 hingga bulan ini tercatat ada 37 laporan (Lp) dengan 41 tersangka, dibandingkan tahun 2016 hanya 24 laporan dengan 31 tersangka.

“Kenaikannya hampir 40 persen,” ungkap Kasat Narkoba Polres Loteng, AKP Muhaemin, SH, SIK.

Sementara, salah satu penyebab trendnya kasus narkoba tahun ini, karena kebanyakan disebabkan rasa keingintahuan dari pelaku, disertainya dengan faktor lingkungan yang tidak mendukung.

“Pelakunya pun kebanyakan umur dibawah 25 tahun,” ujarnya.

Ketika disinggung, apakah Loteng sudah bisa dikatakan darurat narkoba, ia katakan yang pantas menjawab itu adalah pimpinan.

“Nanti pimpinan yang jawab, apakah sudah darurat atau tidak,” ujarnya.

Kemudian, disinggung soal titik-titik wilayah paling rawan atau zona merah narkoba di Loteng, ia katakan tidak bisa petakan secara zona, karena semua wilayah di Loteng hampir ada barang jenis sabu-sabu tersebut.

Sementara, terhadap persoalan ini pihaknya sudah melakukan berbagai upaya, baik preventif maupun represif. Preventif yang dilakukan yakni dengan melakukan sosialisasi maupun penyuluhan ke sekolah-sekolah, desa-desa, kantor-kantor dan lainnya. Tapi, bila mereka indahkan apa yang telah kita lakukan lewat preventif itu, baru pihaknya ambil langkah terakhir yakni penegakan.

“Kini saja tinggal lima tersangka dari 41 tersangka yang belum kita limpahkan ke Kejaksaaan. Yang lainnya sedang jalani sidang dan hukuman,” pungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button