Hukum & Kriminal

Kasus Perusda, Jaksa Masih Menunggu Penghitungan BPK

Lombok Tengah, Talikanews.comSejumlah pentolan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Lombok Tengah yang tergabung dalam gerakan anti korupsi NTB mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah untuk segera menetapkan tersangka kasus Perusda Lombok Tengah Bersatu (LTB).

Pasalnya kasus sudah jelas ada indikasi dugaan korupsinya. Tidak itu kasus ini pun sudah lama, tapi hingga kini Kejari Loteng belum menetapkan satu pun tersangka.

“Apalagi yang ditunggu, silahkan tetapkan tersangkanya,” tegas pentolan Suaka NTB, Bustomi Taefuri.

Karena, kasus ini sudah lama diproses di Kejari Loteng. Selain itu, data pendukung lainnya sudah ada, seperti keterangan semua saksi dalam kasus tersebut. Kemudian, kalau tetap saja berlasan karena BPK belum mengeluarkan hasil auditnya, ia siap akan menggondor BPK.

Baca Juga : Pengadaan Truk Sampah Dinas LH diusut Jaksa

“Kalau begitu kami akan ke BPK pertanyakan alasanya belum keluarkan hasil auditnya,” ujarnya.

Sedangkan, Ketua Formapi NTB, Ihsan Ramdani mengatakan, bila perlu tahun ini kasus tersebut telah tuntas. Artinya jangan memberikan harapan palsu kepada masyarakat soal kasus ini. Apalagi, menggantung nasib orang, karena tidak ada kejelasan soal statusnya.

“Bila perlu bulan ini pun telah tuntas,” tegasnya.

Sementara, Kajari Loteng, Fery Mupahir menjelaskan, terkait kasus ini hanya saja tinggal menunggu penghitungan dari BPK. Kalau sudah ada keluar hasilnya, pihaknya akan langsung menetapkan tersangka.

“Bila perlu bulan ini keluar, bulan ini pun saya akan tetapkan tersangkanya,” ucapnya.

Dijelaskan Fery, untuk indikasi kerugian Negara memang sudah ada. Tapi berapa jumlah indikasi kerugian Negara itulah yang ditunggu hasil penghitungan dari BPK.

“Kalau data pendukung lainny sudah ada dan lengkap. Tinggal menunggu hasil penghitungan BPK saja,” tungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button