Daerah

BPN Hambat Pembebasan Lahan Jalur Praya-Biao, Belum Keluarkan Pemetaan Bidang Lahan

Lombok Tengah, Talikanews.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Tengah dinilai telah menghambat pembebasan lahan jalur Praya-Biao. Ini dikarenakan sampai kini BPN belum mengeluarkan hasil pemetaan bidang tanah yang telah diukur beberapa waktu lalu.

“Persoalan inilah yang membuat kita terhambat dan molor dalam pembebasan lahan,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Loteng, Suwardi.

Kemudian, terhadap persoalan ini tim Appraisal belum bisa bekerja untuk menentukan harga dalam pembebasan lahan warga. Karena, tanpa dokumen pemetaan bidang lahan dari BPN, tim appraisal tidak bisa jalan.

“Kalau seperti ini, kita akan layangkan surat ke BPN,” tegasnya.

Sementara, soal anggaran sudah tidak ada masalah. Karena anggaran sudah ada. Dimana, awalnya Pemkab telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 25 milair. Namun, di APBDP 2017 ini telah ada penambahan sebesar Rp 20 milair, sehingga totalnya Rp 45 milair.

“Kalau anggaran sudah ada masalah,” jelasnya.
Sedangkan panjang jalan tidak ada perubahan masih sama seperti semula, yakni 1,2 km dengan lebar 20,5 meter. Sementara, total luas lahan warga yang dibebaskan mencapai 2,5 hektare (ha).

“Kita berharap tahun 2018 sudah bisa dibangun,” harapnya.
Sementara, Sekda Loteng, H Nursiah mengatakan, pihaknya akan secepatnya melakukan koordinasi dengan BPN. Rencananya, minggu depan akan mengundang BPN Loteng dan Dinas PUPR Loteng untuk melakukan evaluasi apa yang menjadi masalah dan kendala sampai saat ini.

“Prinsipnya tahun ini sudah selesai persoalan pembebasan lahan,” ungkapnya.

Sehingga, tahun 2018 ruas jalan tersebut sudah bisa dikerjakan. Apalagi, tender fisiknya akan dilakukan Desemeber 2017 ini.

“Kalau soal fisik, itu nanti urusan pemerintah pusat. Kita hanya pada pembebasan lahannya,” tungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button