Daerah

KEK Mandalika dan Masjid ‘Nurul Bilad’ Siap Diresmikan, ITDC Klaim Tak Ada Kendala,

Lombok Tengah, Talikanews.com – Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) yang mengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, NTB mengaku tidak mengalami kendala apapun dalam peresmian operasional KEK Mandalika dan Masjid Nurul Bilad.

Karena, persiapan dalam operasional KEK Mandalika maupun Masjid sudah mencapai rata-rata 100 persen. Dan rencananya persemian akan dilakukan Presiden RI, Joko Widodo, tanggal 19-20 Oktober ini.
Deputi Project Direktor KEK Mandalika, H Adi Sujono Prawoto mengatakan, kesiapan peresmian sudah siap semuanya. Ini berkat dukungan dari Pemprov NTB dan Pemkab Loteng.

“Pokoknya dalam persemian kita sudah siap dan tidak ada kendala,” kata Adi Sujono usai rapat persiapan peresmian KEK Mandalika di Pendopo bupati Loteng, Selasa, (17/10).

Baca juga : Presiden Jokowi Rencana Hadir di HUT Lombok Tengah

Karena, operasional KEK Mandalika dan Masjid yang akan diresmikan semuanya sudah siap. Seperti operasional KEK Mandalika, dimana dari hasil uji coba yang telah dilakukan dalam kepengurusan izin kini tidak perlu menunggu waktu lama. Karena, delapan izin investasi yang ada dalam kawasan, hanya bisa diterbitkan dalam waktu kurang 3 jam. Dan tidak perlu ke sana ke mari mengurus izin, cukup di satu tempat. Termasuk untuk mengurus persyaratan yang berkaitan dengan kewenangan pusat, sekarang sudah dilimpahkan ke Administrator KEK Mandalika.

“Intinya dalam peresmian ini, bukan fisik yang diresmikan, melainkan operasional KEK Mandalika,” terangnya.

Diakui, kalau fisik memang masih dalam penataan. Seperti masih dilakukan pengerjaan hotel, bangun jalan, listrik dan air. Sehingga, kalau kawasan masih dalam penataan dan pengerjaan. Jadi, yang diresmikan bukannya fisik, melainkan operasional KEK Mandalika.

“Kalau fisik untuk infrastruktur diprediksi akan selesai tahun 2020,” ujarnya.

Namun, pada initinya dari 10 Kawasan Ekonomi Khusus yang ada di Indonesia. Hanya KEK Mandalika yang telah dinyatakan siap dalam operasionalnya.

“Ini semua tidak lepas dari dukungan Pemprov NTB, Pemkab Loteng dan masyarakat NTB, khususnya masyarakat Loteng,” ungkapnya.

Kemudian, di kawasan seluas 1.175 hektare tersebut, sudah 18 investor yang masuk menanamkan investasinya, seperti investor yang akan bangun Hotel Pullman, Hotel Clubmed, Hotel X2, Hotel Paramount, hingga Hotel Royal Tulip. Dari semua itu, sudah ada investor yang sampai pada tahap MoU dan Land Utilization and Development Agreement (LUDA), disain bangunan, dan proses konstruksi yang berjalan secara bertahap.

“Yang mulai pembangunan tahun ini seperti Hotel Pullman. Dan ada juga yang akan mulai pembangunannya di awal 2018,” tandasnya.

Sementara, dalam rapat persiapan menyambut kedatangan Presiden RI, Joko Widodo dengan semua SKPD, Forkopinda dan ITDC, Bupati Loteng, HM Suhaili FT mengatakan, kepastian kehadiran pak Presiden dalam persemian operasional KEK Mandalika bisa dikatakan 99 persen. Itu diperkuat dengan telah datangnya pasukan pengawal Presiden (Paspampres) ke Loteng untuk mengecek kesiapan kunjungan pak Presiden.

Oleh karena itu, pihaknya sarankan kepada semua pihak agar persiapannya benar-benar matang. Semua komponen harus bersinergi dan bergerak untuk mempersiapkan segala sesuatunya guna mensukseskan kegiatan Presiden RI di Loteng.

“Segala sesuatu harus dipersiapkan, mulai dari pengamanan, jamuan hingga pelaksanaan kegiatan kunjungan pak Presiden,” terangnya.

Ketua DPD I Partai Golkar NTB ini juga mengingatkan kepada Camat Pujut akan menjalin koordinasi dengan semuanya, baik dengan kades, kadus, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat Pujut pada umumnya untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah Pujut.

“Kami berharap masyarakat di Pujut untuk bersama-sama menciptakan kondisi nyaman dan aman ketika kedatangan pak Presiden nanti,” tungkasnya.

Sementara, diketahui selain akan meresmikan operasional KEK Mandalika dan Masjid Nurul Bilad, Presiden juga akan meresmikan PLN di Mataram dan bertemu alumni Al Azhar Kairo Mesir di Islamic Center, serta pembagian sertifkat prona gratis secara simbolis ke masyarakat di Mataram. (TN-03)

Related Articles

Back to top button