Hukum & Kriminal

Sembilan Tenaga Kerja Ilegal Berhasil Diciduk di LIA, 30 Buron

Lombok Tengah, Talikanews.com – Sebanyak 9 dari 39 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTB diduga illegal atau non prosudural berhasil diciduk di Lombok Internasional Airport (LIA) saat mau masuk ke terminal, Senin (16/10) sekitar pukul 10.25 wita.

Mereka diciduk karena diketahui tidak memiliki kelengkapan dokumen. Dari informasinya 39 orang itu diduga akan dikirim ke Malaysia, namun modusnya mereka berangkat melalui program Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) dengan tujuan Kalimantan Barat.

Tapi, ketika itu Avsec Bandara melakukan pemeriksaan dokumen. Ternyata mereka tidak memiliki kontrak kerja AKAD dan dokomen lainnya yang dikeluarkan oleh Disnakertrans masing-masing kabupaten. Sehingga, Sembilan orang tersebut berhasil diamankan oleh Avsec, BP3TKI di LIA dan Disnakertrans Loteng. Sedangkan, 30 rekannya itu berhasil lolos, karena keburu pesawatnya terbang.

9-TKI-ilegal-2

“30 orang ini kami akan terus kejar,” ungkap Kepala Disnakertrans Loteng, H Masrun di kantornya.

Bahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Disnaketrans di Surabaya agar melacak keberadaan TKI non prosodural tersebut. Dan sudah kita sarankan, bila ditemukan agar segera dipulangkan ke Lombok.

Baca juga : Tim pengamanan bandara Lombok gagalkan pengiriman TKI ilegal

“Kami sudah hubungi Disnakertrans Surabaya,” terangnya.

Kenapa Disnakartrans Surabaya yang dihubingi terang Masrun, karena para TKI ini terlebih dahulu transit di Surabaya bila mau menuju Kalimantan. Dan infromasinya mereka akan ke Pontianak Kalimantan Barat. Sehingga dengan tujuannya kesana, pihaknya merasa curiga bila mereka akan menyebrang ke Malaysia. Karena Kalimantan Barat paling dekat dengan Malaysia.

“Kami curiga mereka akan dikirm ke Malaysia. Karena, saat ini tidak ada pengiriman tenaga kerja AKAD. Dan Disnakertrans tidak pernah mengirim tenaga kerja AKAD ke Kalimantan Barat,” ujarnya.

Kemudian, sembilan orang tersebut kebanyakan berasal dari Lotim. Dimana delapan orang dari Lotim dan satu orang Loteng. Tapi semuanya itu sudah pihaknya pulangkan. Tapi, bila ditemukan lagi berangkat dengan non prosudural, pihaknya janji akan tindak tegas.

“Kalau sekarang kita pulangkan,” tungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button