Daerah

Loteng Bertekad Raih Adipura Tiga Tahun Kedepan

Lombok Tengah, Talikanews.com – Sebelumnya kabupaten Lombok Tengah pernah beberapa kali sukses meraih Adipura.  Tapi, kini trofi dibidang kebersihan itu tidak pernah terlihat lagi.  Bahkan, hampir sekitar 10 tahun tidak pernah terlihat lagi di Lombok Tengah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Loteng, L Rahadian mengatakan tidak menampik kalau sudah lama kabupaten Loteng tidak pernah meraih Adipura. Karena, untuk meraih itu tidaklah gampang, harus banyak hal yang perlu dibenahi.

“Walaupun kita tidak dapat, bukan berarti kita mengalami kemunduran. Hanya saja kini kriteria penilaian yang juga naik dan ketat, tidak seperti dulu,” terangnya.

Sementara, kendala yang dihadapi sampai saat ini, sehingga Loteng belum bisa mendapatkan Adipura, karena masih lemahnya nilai menjaga kebersihan.  Bahkan, hingga kini saja masih terlihat masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. Padahal di sekitarnya itu sudah ada Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang telah disediakan.

“Memang budaya membuang sampah tidak pada tempatnya inilah yang masih menjadi kendala paling berat,” ujarnya.

Sedangkan, kendala lain seperti penataan pasar, RTH, system di TPA, Instalasi Pengelohan Limbah Tinja (IPLT) dan lainnya, pihaknya rasa tidak terlalu berat.

“Sekarang saja kita sudah mulai melakukan penataan dan pembenahan,” terangnya.

Apalagi, sekarang saja pak bupati meminta agar dalam satu lingkungan bisa memiliki satu truk pengangkut sampah roda tiga. Sehingga kedepan sampah rumah tangga akan teratasi oleh lingkungan dan kelurahan.

Sedangkan dinas hanya mengatasi sampah di jalur-jalur umum. Selain itu, setiap kecamatan juga disarankan agar punya transfer depo atau penampung sampah sementara. Apalagi, sekarang saja sampah di Loteng yang baru bisa tertangani hanya sekitar 60 persen atau sekitar 260 per m2. Sedangkan di Kota Praya saja volume sampah mencapai 360 per m2. Tapi, walaupun seperti itu pihaknya optimis bisa meraih sertifikat Adipura.

“Target kita 2 atau 3 tahun Loteng bisa meraih sertifikat Adipura,” pungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button