Daerah

Investor Hanya 3 Jam Urus Perijinan Di KEK Mandalika

Lombok Tengah, Talikanews.com -Investor yang berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika kini tak perlu menunggu lama proses perizinan dikeluarkan. Hanya menunggu tiga jam, investor telah bisa mengantongi izin. Hal ini dikarenakan adanya layanan satu tempat yang telah disiapkan Administrator KEK Mandalika Resort.

Administrator KEK Mandalika, H. Winarto, menjelaskan, dengan adanya layanan satu tempat, telah memudahkan para investor untuk berinvestasi. Di mana proses penerbitan izin investasi tidak sampai berhari-hari. Hanya menunggu tiga jam, izin investasi bisa diterbitkan.

Karena calon investor tidak perlu ke sana ke mari mengurus izin, cukup di satu tempat. Termasuk untuk mengurus persyaratan yang berkaitan dengan kewenangan pusat, sekarang sudah dilimpahkan ke Administrator KEK Mandalika.

“Investor tinggal datang dengan hanya membawa paspor ke kantor Administrator KEK Mandalika. Tanpa harus kemana-mana, izin investasi sudah diterima,” terangnya.

Baca Juga : Presiden Jokowi Rencana Hadir di HUT Lombok Tengah

Artinya, izin investasi diterbitkan di lokasi langsung, begitu pula dengan akta notaris beserta pengesahan hukum dan HAM, kemudian NPWP, Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Importir Produsen (API-P) yang dilimpahkan oleh Kementerian Perdagangan, rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) semua diterbitkan di kantor adminstrator. Setelah diterbitkan semuanya baru dilanjut ke Bank untuk bayar pajak terhadap tenaga kerja asing yang dibayar 100 dolar perbulan perorang selama satu tahun. Itu pun harus bayar ke Bank dengan system tunai dan Bank tenpat bayar hanya di dua Bank, yakni BNI 46 dan Bank Mandari.

“Kalau secara aturan nasional ada tiga bank yang boleh untuk pembayaran, yakni satu lagi BRI. Tapi kita hanya gunakan dua bank itu saja,” ujarnya.

Setelah dibayar lanjut Winarto, baru diterbitkan izin memperkerjakan Tenaga kerja Asing(IMTA) lagi. Dilanjutkan dengan diterbitkan NIK (Nomor Induk Kepabeanan) yang diterbitkan oleh Bea Cukai. NIK inilah yang akan mengakses barang-barang yang dari luar negeri masuk ke KEK Mandalika untuk pembangunan, seperti hotel.

Hal ini biasanya disebut barang modal tidak baru yang mendapatkan kemudahan fasilitas atau bebas biaya masuk dari Bea Cukai dan mendapatkan keringanan PPH atau pajak badan minimal mendapatkan 20 persen dan maksimal 100 persen untuk PPH nya.

“Kalau ada NIK maka investor bebas masukkan barang-barang pembangunannya,” ujarnya.

Sementara, proses persizinan 3 jam ini hanya berlaku di dalam KEK Mandalika, kalau diluar KEK tidak mendapatkan fasilitas seperti ini. Dan izin yang telah didelagasi sebanyak 124 jenis izin yang ada di KEK. Kemudian, 8 izin investasi dan izin usaha dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM RI). Dimana, diantaranya dua izin dari Kementrian Perdagangan. Dan, 68 izin dari Provinsi serta 46 izin dari Kabupaten.

“Semua itu sudah dan kita lakukan di Investor dari Singapore. Bahkan malah kita selesaikan izinnya dalam waktu 2 jam,” tungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button