Daerah

Desa Persiapan Prako Terancam Dicoret, Bila Tak Selesaikan Polemik Lokasi Kantor Desa

Ket : Jalan Desa Prako

Lombok Tengah, Talikanews.com – Desa persiapan Prako terancam dicoret menjadi desa devinitif, jika polemic letak kantor desa tidak segera diselesaikan. Apalagi, bulan ini akan dilakukan evaluasi tahap pertama, terkait perkembangan Desa Persiapan Prako itu sendiri.

Kepala Dinas Pemerberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Loteng, Jalaludin mengatakan, polemik yang terjadi di Desa Persiapan Prako sudah sering dilakukan mediasi, baik dilakukan di pemerintah kecamatan maupun dinas. Tapi, hingga kini belum mendapatkan titik temunya. Karena, masyarakat masih ngotot mempertahankan argumennya masing-masing.

Namun, pihaknya merasa khawatir akan dampak yang terjadi pada desa tersebut, apabila masyarakat tidak ada yang mau mengalah. Karena, desa tersebut bisa terancam disoret menjadi desa devinitif.

Baca Juga : Lokasi Pembangunan Desa Prako disoal

“Bila sampai evaluasi tahap keenam atau selama tiga tahun nanti tidak ada titik temunya, maka desa tersebut terancam bisa dicoret oleh pemerintah Provinsi,” tegasnya.

Untuk itulah, pihaknya menyarankan agar persoalan ini cepat diselesaikan. Artinya, jangan menaruh ego masing-masing. Tapi, silahkan kembalikan semua itu kepada kepentingan masyarakat banyak. Apalagi, hajatan pemekaran itu untuk  mempercepat pelayanan, pemerataan pembangunan dan aspek-aspek lain. Tapi ketika pemekaran ini, justru menimbulkan bencana, untuk apa sebuah pemekaran.

“Lebih baik kembali pada desa induk,” ujarnya.

Kemudian, perlu diketahui dinas tidak punya kewenangan untuk menujuk lokasi yang satu dengan lainnya. Dan yang punya kewenangan untuk menunjuk lokasi kantor desa itu adalah masyarakat sendiri. Karena yang punya desa itu juga sendiri. Jadi pihaknya sarankan untuk kembali melakukan musyawarah.

“Tolong lepas ego masing-masing,” katanya.

Apalagi, dari 15 desa persiapan, hanya Desa Persiapan Prako yang bermasalah hingga kini. Sedangkan desa lain sedang berpacu untuk pembenahan desanya.

“Silahkan ikuti desa-desa lain, yang saat ini sedang melakukan pembenahan,” tungkasnya. (TN-03)

Related Articles