DaerahPemerintahan

Desa Pemekaran Diverifikasi

Lombok Tengah, Talikanews.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lombok Tengah telah melakukan verifikasi terhadap 19 desa yang mengajukan pemekaran, verifikasi ini dilakukan sejak Rabu pekan lalu.

Kepala DPMD Loteng, Jalaludin mengatakan, verifikasi ini bagian dari tahapan awal dalam pemekaran desa. Kemudian, dari hasil verifikasi akan ditindak lanjuti ketahapan berikutnya yakni dengan pembuatan Perbup sebagai dasar pengajuan 19 desa tersebut dalam pemekaran. Tidak hanya sampai disitu saja, nanti Pemprov akan melakukan verifikasi lagi sebagai dasar pengajuan ke Kemendagri.

“Kalau tidak terdapat persoalan di Kemanagri, baru Pemprov akan mengeluarkan nomor registrasi,” terangnya.

Sementara Kades Bonder, L Hamzan mendukung pemekaran terhadap pemekaran desa karena bila dilihat dari jumlah penduduknya sudah mencapai 13600 jiwa dan jumlah pemilih saja sudah mencapai 9700 jiwa. Sehingga bila dilihat dari syarat pemekaran sudah layak, yakni jumlah penduduk 500 KK dan jumlah pemilih sebanyak 2500 jiwa.

Selain itu, tujuan pemekaran juga untuk mempermudah pelayanan masyarakat dan mempermudah jangkauan masyarakat dalam melakukan pelayanan public di desa.

“Kami sudah usulkan sejak tahun 2014 lalu,” katanya.

Sedangkan, nanti kalau dimekarkan akan menjadi desa Mas Juring. Kemudian, yang masuk desa pemekaran itu nanti, diantara Mas Juring, Bare Belek, Batu Mulut, Bun Timbe, Buras, Jurang Are 1 dan Bawak Gunung.

“Kita berharap bisa dimekarkan,” harapnya.

Adapun desa-desa yang telah mengajukan pemekaran, diantaranya Desa Jago dan Desa Bunut Baok Kecamatan Praya, Desa Sukarara Kecamatan Jonggat, Desa Pengadang Kecamatan Praya Tengah (Prateng), Desa Penujak, Batujai, Bonder, Mangkung Kecamatan Praya Barat (Prabar), Desa Teruwai Kecamatan Pujut, Desa Semoyang, Sengkerang, Mujur Kecamatan Praya Timur (Pratim), Desa Pendem dan Desa Janapria Kecamatan Janapria, dan Desa Selebung Kecamatan Batukliang. (TN-03)

Related Articles

Back to top button