Hukum & Kriminal

Menebang Pohon Tanaman Kopi, Dinas Pertanian Polisikan Pelaku AS

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Pertanian Loteng telah melaporkan AS, warga Sintung Timur Desa Karang Sidemen, Batukliang Utara ke Pihak Kepolisan.

AS diduga  merupakan Aktor dibalik  penebangan Sejumlah Pohon tanaman kopi di Areal eks Hak Guna usaha (HGU) PT Perkebunan Kopi Trisno, yang  saat ini telah  berubah menjadi kawasan hortipark,kawasan Hortipark ini sendiri berlokasi  di Dusun Persil Desa Karang Sidemen Batukliang Utara. “kami telah melaporkan,aksi penebangan tersebut,pada tanggal 13 September lalu.” ungkap Kepala Dinas Pertanian Loteng, Lalu Iskandar kepada Talikanews.com.senin (18/9).

Tindakan ini menindaklanjuti  penebangan yang dilakukan AS, pasalnya menurut Iskandar, pihaknya cukup bersabar dengan apa yang kerap dilakukan AS, dimana dia (AS) seenaknya menyuruh oknum masyarakat melakukan penebangan tanaman kopi di kawasam hortipark tersebut . Apalagi, Hal tersebut dilakukan tanpa persetuajuan serta izin yang jelas. “Kegiatan penebangan yang dilakukan oleh AS, tidak hanya terjadi satu kali saja namun telah sering dilakukan,bahkan berkali kali dengan mempekerjakan sejumlah  oknum masyarakat,” ungkapnya.

Kasus tersebut terungkap, pada  hari Rabu (9/8) sekitar pukul 12.22 wita, dimana oknum masyarakat diduga melakukan penebangan tanaman kopi pada kawasan tersebut, kepergok petugas sedang melakukan penebangan, setelah ditelusuri sejumlah oknum tersebut mendapat perintah untuk melakukan penebangan dari AS langsung. “Bukti-bukti sudah ada dan kami sudah serahkan ke pihak Kepolisian,” ucapnya.

Untuk itu, kini pihaknya berharap kasus ini segera ditindak biar ada efek jera bagi pelaku. Serta menjadi contoh dan pembelajaran bagi masyarakat yang lain,untuk tidak melakukan penebangan liar, khususnya di kawasan yang dilindungi oleh pemerintah. Yang nantinya dapat merusak ekosistem dikawasan hortipark. “Kami minta pelaku segera ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara, untuk diketahui lahan tersebut sudah menjadi milik Pemda Loteng, sesuai dengan putusan MA RI nomor 3235 K/PDT/2010 perkara kasasi perdata antara PT Perkebunan Kopi Trisno melawan Pemerintah RI cq Pemda Loteng. Dan kini menjadi kawasan hortipark atas kesepatakan bersama antara Pemrov NTB dengan Pemkab Loteng  nomor 050/279/KESDA dan nomor 522/212/UMUM/2014 tentang pembangunan hortipark dikawasan Batukliang Utara. “Jadi tidak ada alasan dia (Agus) menyuruh orang melakukan penebangan tanaman kopi dikawasan tersebut,” tegasnya.(TN-03)

 

Related Articles

Back to top button