Hukum & Kriminal

66 TKI Non Prosedural Berhasil Di Ciduk Petugas, Saat Hendak Berangkat Melalui Bandara Lombok.

Lombok Tengah, Talikanews.com – Sekitar 66 TKI yang diduga non prosedural asal Lombok,(14/09/17) sekitar pukul 13.35 siang, berlokasi di pintu masuk Keberangkatan Lombok Internasional Airport, diamankan petugas KP3 diduga ke 66 TKI non prosuderal ini hendak berangkat ke lokasi tenaga kerja di Kalimantan Timur dan tujuan Kalimantan Tengah.

Ke 66 TKI non prosedural tersebut dibawa oleh 2 orang pengurus TKI yang berasal dari Perusahaan yang berbeda. Melihat gelagat tersebut, petugas KP3 Bandara kemudian berkoordinasi dengan BP3TKI Bandara LIA serta Disnakertrans Lombok Tengah, dari hasil kordinasi tersebut ditemukan bahwa ke 66 TKI tersebut tidak dapat menunjukkan surat-surat resmi dari Perusahan Jasa Tenaga Kerja mereka dengan tujuan akan dipekerjakan di Kalimantan.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut seluruh calon TKI beserta pengurusnya lalu kemudian diamankan aparat ke Kantor Disnakertrans Lombok Tengah, untuk dilakukan proses lebih lanjut. Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Lombok Tengah melalui Kasi Penempatan dan informasi Pasar Dinas Tenaga Kerja Lombok Tengah, Sabrullah mengatakan saat ini ke 66 tenaga kerja yang akan diberangkatkan ke Kalimantan sedang didata di kantor Disnaker untuk diambil keterangan. “ ke 66 Calon tenaga kerja tersebut, masih kita data dan dimintai keterangan, untuk penyidikan lebih lanjut, bagaimana langkah selanjutnya terhadap mereka ”ungkap Sabrullah.

Kemudian setelah dilakukan pendataan dan dimintai keterangan, ke 66 calon tenaga kerja tersebut akan dipulangan ke rumah masing masing dimana para calon tenaga kerja ini berasal dari wilayah Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur dan Pulau Sumbawa. Lebih lanjut Sabrullah mengatatakan dari proses pembernagkatan ke 66 calon TKI tersebut, telah menyalahi aturan adimistrasi dengan tidak bisa menggunakan surat-surat Keterangan Antar Kerja Daerah (AKAD), sehingga yang seharusnya pihak perusahaan penyalur tenaga kerja tersebut yang rencananya akan di kerjakan di ladang sawit berlokasi di Kalimantan membuat kontrak kerja/kerjasama dengan Pemerintah Daerah Lombok Tengah dari mana asal calon tenaga kerja yang akan di berangkatan tersebut. Kemudian dari kontrak kerjasama tersebut, Dinas Tenaga Kerja akan mengeluarkan surat keterangan AKAD serta calon tenaga kerja tersebut, akan diberangkatkan secara resmi ke daerah asal tujuan. Hal tersebut sebagai upaya Disnaker dalam rangka meminimalisir pengiriman tenaga kerja ke luar negeri secara ilegal, karena tidak menutup kemungkinan pengiriman calon tenaga kerja ke Kalimantan hanya dijadikan modus untuk batu loncatan ke luar negeri/Malaysia.

“sàat ini para calon tenaga kerja dengan tujuan kalimantan sedang di data oleh disnaker Loteng dan akan dipulangkan ke daerah asal setelah di data. Tidak ada pelanggaran pidana hanya pelanggaran administrasi” terangnya. (TN-01)

Related Articles

Back to top button