Sosial

Tidak dibelikan Motor, Remaja Tanggung Nekat Gantung Diri

Lombok Tengah, Talikanews.com Seorang remaja tanggung asal Desa Stelling Kec. Batukliang Utara Lombok Tengah.(30/08/17) sekitar pukul 15.00 wita nekat mengakhiri nyawanya setelah sebelumnya meminta kepada kedua orang tuanya untuk dibelikan sepeda motor namun karena alasan ekonomi remaja inisial DS berakhir tragis meninggal dunia dengan menggantung dirinya di dalam gudang rumahnya sendiri.
Kapolsek Batukilang Utara AKP Ketut Putrawan SH kepada Talikanews.com saat di konfirmasi via telpon membenarkan kejadian tersebut, korban atas nama DS,(14) warga Desa Stelling BKU Lombok Tengah.
Sekitar pukul 15.00 wita (30/08/17) benar telah ditemukan oleh saksi saksi kedua orang tua korban, dalam keadaan tergantung didalam gudang milik orang tuanya.” Memang benar korban DS saat ditemukan tewas menggantung diri di dalam gudang milik orang tua korban pada pukul 15.00 sore” terangnya.
Lebih jauh Kapolsek Ketut Putrawan menjelaskan kronologis kejadian, sebelum kejadian korban nekat gantung diri sempat meminta dibelikan sepeda motor kepada kedua orang tuanya dengan alasan sebagai alat transportasi bolak balik menuju sekolahnya karena dirasa korban jarak antara sekolah dengan rumahnya saat ini, sangat jauh ditempuh dengan berjalan kaki, namun karena alasan ekonomi kedua orang tua korban Rahdan dan Raudah menolak permintaan anaknya setelah memberikan penjelasan kepada anaknya DS kedua orang tua korban kemudian pergi bekerja kekebun namun sayang setelah kembali bekerja dari kebun, Rahdan dan inaq Raudah menemukan anaknya gantung diri, dengan kondisi lidah terjulur keluar dan telah meninggal dunia di dalam gudang milik mereka.
Setelah menurunkan korban kemudian kedua orang tua korban melaporkan kejadian tersebut kepada warga serta kemudian ditindak lanjuti ke aparat Kepolisan Polsek Batukliang Utara untuk segera dibawa ke puskesmas setempat hendak dilakukan visum terhadap korban namun ditolak oleh kedua orang tua korban dengan alasan mereka telah merelakan serta ikhlas atas kepergian anaknya tersebut selama lamanya”untuk keperluan penyidikan parat Polsek hendak membawa korban ke puskesmas untuk dilakukan visum namun ditolak pihak keluarga, alasannya hal yang menimpa korban adalah musibah” tambah Kapolsek Ketut Putrawan.

Dari kejadian tersebut aparat Kepolisan Polsek Batukliang Utara menyita alat bukti di tempat kejadian berupa seutas tali yang digunakan korban untuk gantung diri.(TN-01)

Related Articles